44 Jum'at, 15 Agustus 2014 | 10:56:39

Gold Coast Dibidik Pengembang Tiongkok

Gold Coast Dibidik Pengembang Tiongkokpropertyobserver

Wanda Group, salah satu pengembang terbaik di Tiongkok mengadakan perluasan ke Australia. Wang Jialin selaku pemimpin Wanda Group, Selasa lalu mengatakan bahwa perusahaannya telah mengantongi izin membangun hotel di Gold Coast, Queensland. Hotel itu dibangun Surfer Paradise yang merupakan lokasi termewah sepanjang 1,1 hektar. Hotel yang memiliki tiga menara itu diberi nama The Jewel.

Selain sebagai hotel bintang lima dan dua, satu tower lainnya untuk apartemen servis. Seluruh bangunan itu dirancang mewah ditambah ruang konferensi dan restoran yang menghadap pantai.

The Jewel dirancang unik dan merupakan proyek pertama di Gold Coast yang menggunakan teknik cladding pada fasade-nya, bangunan tersebut bak tiga bongkah kristal di tepi pantai. Pengerjaannya akan dimulai tahun depan dan ditargetkan beroperasi tahun 2018 mendatang.

Resor dan perumahan

Wang yang kekayaannya sebesar 14 miliar dolar Australia atau Rp 152 triliun dan menempati posisi pertama di Forbes China Rich List, adalah salah satu investor Tiongkok yang membidik Queensland. Tom Tate, Walikota Gold Coast menilai, investasi untuk pembangunan infrastuktur wisata di daerahnya dari investor Tiongkok mencapai 20 miliar dolar Australia atau sekitar Rp 217 triliun. “Mereka menunjukkan kepercayaan tinggi pada kota ini, juga kepada pasar pariwisatanya,”ungkap Tate.

Wilayah ini akan menjadi lokasi utama proyek-proyek kelas dunia, lanjut Tate. Gold Coast juga tengah menyiapkan diri untuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan Commonwealth Games.  Investor lain yang akan masuk yaitu Tony Fung, jutawan Hong Kong, yang akan mengembangkan kompleks kasino dan hotel  senilai 8,2 miliar dolar Australia atau Rp 89,06 triliun.

Bertempat di Yorkey’s Knob, pantai sebelah utara Cairns, Queensland bagian Utara. Di kawasan tersebut, tepatnya di Ella Bay, pengembang lain juga akan berinvestasi sebesar 1,8 miliar dolar Australia atau Rp 19,55 triliun untuk membangun resor dan perumahan.

Proyek lainnya Broadwater Marine Terminal Project yang dikembangkan konsorsium investor Tiongkok (ASF Consortium). Proyek senilai 7,5 miliar dolar Australia atau Rp 81,45 triliun tersebut merupakan sebuah resort terintegrasi dilengkapi kasino, pelabuhan kapal pesiar, hotel mewah yang memiliki 50 lantai, apartemen dan ruang ritel.

Sedangkan, Greenland juga akan berekspansi dengan investasi 4 miliar dolar Australia atau Rp 43 triliun. Lokasinya selain di Queensland, juga kota-kota lain di negeri Kangguru itu. Sebelumnya, pengembang besar asal Tiongkok ini telah memiliki proyek senilai 1,5 miliar dolar Australia atau Rp 16,3 triliun di Melbourne dan Sydney.

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita