89 Rabu, 13 Agustus 2014 | 14:48:48

Pemerintah Tiongkok Berikan Subsidi Perumahan 4,7 Juta Unit

Pemerintah Tiongkok Berikan Subsidi Perumahan 4,7 Juta Unitlpkk

Pemerintah Tiongkok mendorong supaya urbanisasi dilakukan dengan cepat dan sudah melakukan koordinasi dalam beberapa minggu terakhir. Hal ini dilakukan akibat tertahannya urbanisasi karena pendaftaran rumah tangga Tiongkok (Hukou). Hukou adalah sistem yang memisahkan penduduk perkotaan dengan pedesaan, renovasi perumahan dan pengembangan kota.

Jajaran kabinet Tiongkok pada Senin (11/8/2014) mengeluarkan kebijakan yang mendukung efisiensi penggunaan lahan di sekitar stasiun kereta api. Pemerintah juga mendorong agar operator kereta api membangun stasiun dan lakukan pengembangan properti.

Tujuannya yaitu membangun sebuah perkotaan yang memiliki sarana transportasi lengkap dengan kereta api sebagai pendukung sarana tersebut. Hu Cunzhi selaku wakil menteri sumber daya dan tanah Tiongkok, menyatakan bahwa ini adalah pola baru pelayanan pada masyarakat dengan memberikan dukungan penuh.

Maret lalu, berdasarkan data tentang rencana urbanisasi Tiongkok 2014-2020, dimana pada tahun 2020, rasio penduduk permanen Tiongkok perkotaan jumlah populasi ditargetkan mencapai 60% dari 53,7% pada akhir tahun 2013, diyakini akan berpengaruh besar pada permintaan investasi di bidang pelayanan publik, infrastruktur dan perumahan.

Kabinet Tiongkok mengumumkan pada Senin lalu bahwa janji dukungan keuangan untuk merenovasi perumahan kumuh akan berpengaruh sebagai kunci dalam urbanisasi. Pemerintah Tiongkok juga sudah menetapkan subsidi pembangunan kembali 4,7 juta unit rumah tahun ini.

Juli lalu dewan negara Tiongkok, mengumumkan tentang perombakan sistem hukou, termasuk menyamakan status pedesaan dan perkotaan, skema migrasi dan perluasan pelayanan sosial dasar untuk semua penduduk.

Sebanyak 100 juta orang akan tinggal di kota-kota pada tahun 2020 serta pemerintah akan menghilangkan batas hukou di kota-kota kecil, mengendurkan batas di kota-kota menengah, dan menentukan kualifikasi kota-kota besar.

Qu Hongbin seorang ekonom  & kepala HSBC Tiongkok menyatakan bahwa perubahan ini adalah langkah besar untuk menghancurkan hambatan instituonal antara kehidupan perkotaan dan pedesaan.

 

 

Sumber: vibiznews

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita