57 Rabu, 13 Agustus 2014 | 14:45:17

Manfaatkan Longsor, Pemilik Tanah Buka Bisnis Jalan Tol

Manfaatkan Longsor, Pemilik Tanah Buka Bisnis Jalan Tolsindonews

Bencana tanah longsor besar yang terjadi di Inggris malah menyebabkan seorang pebisnis di Inggris menuai banyak pemasukan. Bagaimana tidak, setelah mendapat ide, Mike Watts segera membuka lahannya untuk menciptakan jalan alternatif. Tetapi, bukannya memberikan solusi bagi warga secara cuma-cuma, ia justru berniat untuk memungut biaya atas tiap kendaraan yang melintasi di jalan pribadinya. Watts akan menerapkan sistem seperti di jalan tol bagi setiap kendaraan yang melintasi jalan miliknya.

Diciptakan sebagai pengganti rute resmi A431 antara kawasan Bath dan Bristol, Watts sadar peluang bisnis tersebut dan segera mempercepat pekerjaan jalan bebas hambatan pribadi di lahan miliknya.

Saat ini, dengan jalan tol buatan Watts, para pengendara bisa menghindari rute jalan memutar sejauh 19 kilometer yang disebabkan tutupnya jalan milik negara. Demikian berita yang dikutip dari Dailymail.

Watts memerlukan waktu selama dua minggu untuk menyelesaikan pembangunan jalan pribadi yang memiliki panjang 365 meter itu. Dengan lebar mencapai tujuh meter, jalanan itu sanggup menampung dua jalur lalu lintas berbeda arah.

Dikatakan, Watts menghabiskan dana sebesar 150 ribu poundsterling untuk membangun jalan tersebut. Sedangkan, ia turut mengalokasikan dana cadangan sebesar 150 ribu poundsterling untuk pemeliharaan dan operasional jalan.

Untuk melintasi jalan tol milik Watts, setiap pengendara mobil harus membayar sebesar 2 poundsterling atau setara dengan Rp 39 ribu. Sementara pengendara sepeda motor harus membayar 1 poundsterling atau sekitar Rp 19 ribu.

Dengan perkiraan waktu dibukanya jalan A431 sampai lima bulan ke depan, Watts yakin jika pihaknya akan balik modal. Bahkan, dia optimistis kalau idenya itu dapat menjadi bisnis baru di masa depan.

 

 

Sumber: Liputan6

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita