163 Sabtu, 09 Agustus 2014 | 08:35:39

Harga Hunian Hongkong Melonjak Hingga 3M per Meter persegi

Harga Hunian Hongkong Melonjak Hingga 3M per Meter persegiGoogle Image

Dibandingkan dengan banyak negara maju lainnya di dunia, Hongkong merupakan salah satu negara dengan harga properti yang paling mahal. Usaha pemerintah untuk mengatur harga agar tidak melambung terlalu tinggi rupanya tidak berhasil. Buktinya, baru-baru ini Sun Hung Kai Properties atau SHKP mulai memasarkan rumah kelas atas yang berlokasi di The Peak dengan harga 175.735 dollar Hongkong atau Rp. 3 miliar per meter perseginya.

Meskipun belum ada kabar lebih lanjut apakah rumah tersebut sudah terjual, namun jika transaksi telah remi dilakukan, maka properti tersebut akan menjadi hunian dengan harga termahal yang pernah ada. Total rumah yang ditawarkan di kawasan Twelve Peaks, 12 Mount Kellet Road itu berjumlah 12 hunian, yang per unitnya dihargai 819,1 juta dollar Hongkong atau yang setara dengan Rp. 1,25 triliun.

Harga tersebut nyaris sejajar dengan harga yang ditawarkan oleh Chao Sze-tung, seorang hartawan Cecil asal Hongkong untuk sebuah gedung yang merupakan kantor pusatnya. Cheuk Nang Plaza, gedung 32 lantai yang berlokasi di 250 Hennessey Road, Wan Chai ini baru minggu lalu ditawarkan ke pasar dengan harga 880 juta dollar Hongkong, atau Rp. 1,34 triliun.

Rumah mewah yang dipasarkan oleh SHKP itu memiliki luas bangunan sebesar 433 m2 dengan taman yang mengelilingi bangunannya seluas 416 m2 dengan teras sebesar 25 m2. Tidak hanya itu, hunian kelas atas ini juga dilengkapi oleh area parkir seluas 85 m2, kolam renang, dan juga plant room seluas 20 m2, lengkap dengan pendingin ruangannya.

Kabarnya, minggu lalu SHKP membatalkan tender dari rumah nomer 11 dan 12. Rumah nomer 11 yang seluas 349 m2 itu dipasarkan dengan harga 404,2 juta dollar Hongkong, atau setara dengan Rp. 616,59 miliar, yang berarti permeter perseginya seharga 1,82 miliar. Sedangkan rumah nomer 12 dipasarkan dengan harga 425,4 juta dollar Hongkong atau setara dengan Rp. 1,8 miliar per meter perseginya.

Untuk menggaet calon pembeli potensial, SHKP memberikan diskon sebesar 3 persen jika pembayaran dapat dilunaskan dalam kurun waktu 150 hari. Selain itu, diskon sebesar 11,75 persen juga diberikan untuk biaya balik nama pada sertifikat. Kini, diskon tersebut telah dinaikkan menjadi 15 persen, atau sekitar 8,5 persen untuk double stamp duty.

Setelah dihitung dengan potongan harga yang diberikan, rumah super mewah tadi harganya menjadi “hanya” 794,43 juta dollar Hongkong atau setara dengan Rp. 1,2 triliun, yang berarti harga permeter perseginya sekitar Rp. 2,89 miliar. Meskipun telah mendapat potongan pajak, pembeli tetap harus membayar pajak pembelian atas nama perusahaan sebesar 93,36 juta dollar Hongkong atau setara dengan Rp. 142,37 miliar.

Lahan elit tempat komplek mewah tersebut dibangun dibeli oleh SHKP pada tahun 2006 silam, dimana transaksi tanah tersebut telah mencatat rekornya sendiri di dunia properti dengan harga 1,8 miliar dollar Hongkong atau setara dengan Rp. 5,8 juta per meter perseginya.

Sebelumnya, rekor harga hunian termahal di seluruh Hongkong dimiliki oleh rumah nomer 10 di Skyhigh, Pollock’s Path. Hunian mewah dengan luas 539 m2 ini resmi terjual tahun 2011 silam dengan harga 800 juta dollar Hongkong atau setara dengan Rp. 2,26 miliar per meter perseginya.

 

Sumber: South China Morning Post

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita