140 Jum'at, 08 Agustus 2014 | 15:50:14

Amerika Serikat Miliki Cara Tangani Ancaman Bubble Properti

Amerika Serikat Miliki Cara Tangani Ancaman Bubble Propertitribunnews

Kota New York, Amerika Serikat, bersiaga menghadapi ancaman gelembung properti atau yang dikenal dengan bubble properti. Hal ini dilakukan dengan pengenaan pajak tinggi pada pembeli asing. Alasan dilakukannya hal tersebut adalah karena jumlah permintaan melebihi stok, sehingga mendorong valuasi properti akan semakin meroket lagi. Peningkatan harga properti premium New York, berdasarkan studi yang dilakukan Knight Frank, sejumlah 20 persen pada kuartal kedua dan merupakan peningkatan terbesar ketiga setelah Jakarta dan Dublin.

Properti-properti di kota yang diberi julukan big apple ini sebagian besar dibeli oleh pembeli asing, terutama Tiongkok. Mereka menyumbang Rp 258,2 triliun dari total pembelian internasional tahun ini yaitu senilai Rp 1.083 triliun, atau meningkat sebanyak 19 persen.

Berdasarkan National Association of Realtors, jumlah pembelian asing ini meroket dibandingkan tahun 2013 lalu senilai Rp 801 triliun.

Bagaimana cara Amerika Serikat mencegah ancaman gelembung properti?

Bukan berupa pembatasan pembelian atau pembatasan kredit seperti yang Singapura dan Hongkok lakukan beberapa waktu lalu. Amerika Serikat miliki langkah sendiri dengan pedoman utama tetap pada skema ekonomi pasar bebas.

President of J. Streicher Asset Management LLC, Todd M. Schoenberger menilai, ada beberapa langkah pendinginan yang lebih efektif contohnya memberikan pajak tambahan terhadap orang asing yang berinvestasi atau membeli properti di Amerika Serikat.

Investasi asing akan dikenakan Real Property Tax Act (FIRPTA), atau dikenal sebagai Section 897. Aturan pajak ini mengharuskan setiap keuntungan yang diakui oleh orang asing akan diperlakukan seolah-olah keuntungan yang secara efektif terhubung ke perdagangan atau bisnis AS. Adapun besaran pajak tambahan dari pembelian properti asing ini, sesuai pasal 1445 yaitu sebesar 10 persen.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita