2 Rabu, 06 Agustus 2014 | 15:58:01

Mittal Miliki Gunung di Inggris

Mittal Miliki Gunung di Inggrisbbc

Dengan kepasitasnya sebagai miliuner tampaknya membuat seseorang mampu membeli apapun yang diinginkan. Seperti itulah yang terjadi dengan Laksmi Mittal, soerang pemilik pabrik baja dan bisnis tambang yang berpusat di Luxemburg. CEO Arcellor Mittal yang merupakan keturunan India ini baru membeli sebuah gunung di Blencathra, Inggris. Gunung itu diperolehnya dengan harga 2,9 juta dolar AS atau setara dengan Rp 34 miliar.

Properti yang dibeli orang terkaya nomor 63 berdasarkan majalah Forbes itu tepatnya terletak di Distrik Lake, Cumbria, Inggris Utara. Luasnya adalah sekitar 1.083 hektar. Tempat ini terkenal juga dengan sebutan Saddelback, gunung ini dikelilingi oleh pedesaan klasik khas Inggris, dan sebuah danau bening.

Pemilik gunung ini sebelumnya adalah Hugh Lowther, 8th Earl of Lonsdale. Pada Mei lalu, bangsawan Inggris ini menjualnya, juga properti lain kepunyaannya, yakni Lordship of the Manor of Threlked. Sebelum resmi berpindah tangan ke Mittal, sekelompok masyarakat  setempat pernah menentang transaksi penjualan tersebut. Mereka menghendaki gunung tersebut menjadi tanah milik publik. Maklum, penduduk lokal menganggap, sang pemilik baru akan melarang siapapun untuk berada dekat-dekat propertinya tersebut.  Bahkan untuk itu, mereka sempat menawar dan memohon kepada Lowther untuk mau menyerahkan lahannya untuk fasilitas publik. Namun sang pemilik memilih menjualnya kepada Mittal. Berdasarkan informasi, penjualan dua propertinya itu untuk membayar hutang tagihan pajaknya, sebesar 10 juta dolar AS atau setara dengan Rp117 miliar.

Tak diketahui mengapa Mittal membeli gunung tersebut. Tapi perlu diketahui bahwa area gunung ini pernah menjadi area pertambangan bijih besi pada dua abad silam. Saat ini tambang tua tersebut memang sudah tidak aktif lagi.

 

 

Sumber: housing estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita