234 Selasa, 05 Agustus 2014 | 14:32:41

Energi Alternatif Ramah Lingkungan Yang Unik

Energi Alternatif Ramah Lingkungan Yang UnikKompas

Panel surya tidak selamanya harus mempunyai bentuk yang membosankan. Sebuah tim asal Inggris yang terdiri dari beberapa seniman dan desainer, yaitu Hareth Pochee, Adam Khan, Louis Leger, dan Patrick Fryer, mengemukakan ide berjudul "Energy Duck" kepada Land Art Generator Initiative. Tim itu mengembangkan ide yang menarik secara visual. Namun bukan cuma berbeda secara fisik, “Energy Duck” ini juga aktif untuk mengubah radiasi sinar matahari menjadi listrik.

Menurut Agenda, Energy Duck” akan diletakkan di pelabuhan Kopenhagen, Denmark. Bukan hanya sebagai pemanis lanskap, “Energy Duck” yang meniru bentuk dari eider atau bebek laut ini juga memiliki fungsi strategis.

Bangunan setinggi 12 lantai yang mengambang ini dibuat dari baja ringan dan hampir seluruhnya dilapisi oleh panel solar. Bukan hanya itu, bebek raksasa ini juga akan dilengkapi oleh lampu LED.

Saat malam hari lampu-lampu LED itu akan menyala dan berubah warna. Seperti dilansir dari Designboom, berbagai pola nyala LED pada permukaan Energy Duck tersebut akan menunjukkan kinerja turbin air di dalamnya.

Sedangkan, saat tenaga listrik harus didistribusikan, bagian dasar bebek ini akan dibanjiri hingga jumlah tertentu. Listrik tersebut lalu akan ditransmisikan ke jaringan listrik nasional.

Hingga saat ini, “Energy Duck” memang masih berbentuk konsep. Dalam konsepnya, para perancang dan seniman menginginkan jika Si Bebek dapat menjadi salah satu daya tarik turis. Dengan cara ini, turis dapat menikmati kerja “Energy Duck” dari dalam.

Ide ini adalah hasil pengembangan yang sengaja dibuat untuk kontes yang diadakan Land Art Generator Initiative (LAGI). LAGI adalah proyek yang bertujuan untuk mengintegrasikan seni dengan rancangan berkelanjutan. Dalam jangka panjang, LAGI bakal memproduksi solusi energi alternatif dengan tampilan menarik.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita