261 Senin, 04 Agustus 2014 | 15:19:27

Imitator Gedung Burj Al Arab Akan Dibawa ke Pengadilan

Imitator Gedung Burj Al Arab Akan Dibawa ke Pengadilanjumeirah

Tiongkok bukan satu-satunya negara yang terkenal sebagai peniru ulung gedung-gedung pencakar langit. Saat ini, India pun tidak kalah hebatnya membuat imitasi bangunan-bangunan ikonik dunia. Arabian Business menulis, seorang pemilik rumah di negeri Hindustan itu diketahui sudah membangun miniatur atau kloningan hotel Burj Al Arab. Hotel unik ini terkenal dengan desain mirip kapal layar di tengah lautan.

Bukan hanya membangun, sang pemilik rumah yang teralamat di Punjab itu juga menyebarkannya dalam situs media sosial. Gambar replika hotel Burj Al Arab pun mulai menjadi pembicaraan para komunitas media maya.

Kabar itu pun tiba ke pengembang hotel Burj Al Arab yang asli yaitu Jumeirah Group. Setelah itu, mereka mempertimbangkan untuk mengambil tindakan hukum terhadap pemilik bangunan replika yang diyakini membangun tanpa meminta izin terlebih dahulu dan telah melanggar hak cipta desain.

Burj Al Arab sendiri adalah pencakar langit sekaligus tanda kota Dubai dengan desain spesial dan sangat ikonik. Hotel ini dirancang dengan tinggi 280 meter yang berada di pulau buatan Palm Jumeirah.

Bukan kali ini saja desain unik Burj Al Arab menarik minat khalayak untuk membuat tiruannya.  Dua tahun lalu, Gerald Lawless selaku Presiden dan CEO Jumeirah Group mengatakan, pernah didekati oleh pengembang Las Vegas, Amerika Serikat. Mereka meminta izin untuk membangun miniatur Burj Al Arab di "sin city".

"Kita sering didekati. Kami memiliki hak desain arsitektur Burj Al Arab secara penuh. Jadi Anda tidak bisa membangun begitu saja. Sebelum krisis keuangan, ya ada pembicaraan tentang melakukan sesuai (membangun replika). Namun ada juga lembaga yang berpendapat bahwa kami harus menjaga Burj Al Arab yang unik," papar Lawless.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita