211 Senin, 04 Agustus 2014 | 15:05:23

Dubai Produksi 7,35 Juta Ton Limbah Bangunan

Dubai Produksi 7,35 Juta Ton Limbah Bangunanindohub

Berkembangnya pasar properti Dubai, Uni Emirat Arab, yang ditunjukkan dengan pengembangan gedung pencakar langit bukan hanya menghasilkan properti anyar. Pembangunan gedung-gedung bertingkat tersebut meninggalkan jutaan ton limbah bangunan atau konstruksi. Dewan Kota Dubai menuliskan adanya kenaikan tahunan limbah konstruksi. Limbah konstruksi tahun ini dicatat naik sebesar 11 persen dibanding tahun 2013 lalu. Lonjakan sampah konstruksi ini adalah yang terbesar semenjak tahun 2007.

Kurang lebih 7,35 juta ton sampah bangunan dihasilkan tahun lalu oleh para pelaku industri properti di kota ini. Walaupun begitu, jutaan ton sampah ini dinilai sebagai tanda meningkatnya investasi sektor properti.

"Peningkatan ini menunjukkan perbaikan situasi ekonomi dan meningkatkan kepercayaan pasar di sektor properti selama periode tahun ini," ujar Naji Reda selaku Kepala Departemen Pengelolaan Sampah Kota Dubai.

Limbah konstruksi memberikan 72 persen dari seluruh jumlah sampah yang diproduksi Dubai sepanjang tahun 2013 lalu. Ada pun, biaya pengelolaan limbah bangunan pada tahun 2014 ini sebesar Rp 27,3 miliar.

Ongkos pengangkutan per ton atau tonase dari sampah konstruksi yang dihasilkan kota ini dan biaya membuangnya diprediksi akan meningkat tajam dalam beberapa tahun yang akan datang. Hal ini dikarenakan pesatnya jumlah properti yang akan dibangun Dubai pada beberapa tahun mendatang.

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita