128 Selasa, 15 Juli 2014 | 15:51:39

Berbanding Terbalik Dengan Timnas, Sektor Properti Jerman Melemah

Berbanding Terbalik Dengan Timnas, Sektor Properti Jerman Melemahdetik

Berbeda dengan Tim Nasional Jerman yang menjadi Juara Piala Dunia 2014, sektor properti negara ini justru menurun. Hal ini terlihat dari indeks harga properti yang menurun selama tujuh bulan belakangan, setelah kenaikan puncak pada semester 2013. Per April, secara tahunan indeks harga rumah tercatat naik 1,9 persen. Melemah jika dibandingkan pada Maret sebesar 4,8 persen, Februari 5,4 persen, dan 6,1 persen pada Januari. Sementara kinerja September 2013, Jerman mencatat kenaikan sebesar 11,2 persen.

Ada pun peningkatan harga rumah baru yaitu sekitar 3,7 persen. Harga rumah di daerah timur laut cukup stabil, menurut tren harga properti (DTI). Seperti di Berlin, naik sebesar 7,24 persen selama kuartal I 2014 menjadi 3.537 dollar AS per meter persegi, sementara sebelumnya hanya naik 0,27 persen.

Di Hanover, pada kuartal I 2014 mencapai pertumbuhan 12,49 persen menjadi 2.124 dollar AS per meter persegi. Meskipun begitu, pencapaian tersebut lebih rendah 1,73 persen dibandingkan pencapaian kuartal IV 2013.

Sedangkan di barat, kenaikan harga rumah di Dusseddorf merupakan yang tertinggi yaitu 6,56 persen menjadi 2.991 dollar AS per meter persegi. Sementara kuartal IV 2013 turun 0,56 persen.

Berbeda dengan di selatan Jerman, Frankfurt mengalami kenaikan tertinggi yaitu sebesar 10,57 persen menjadi 3.225 dollar AS per meter persegi. Dan Munich tercatat sebagai kawasan termahal dengan harga 5.482 dollar AS per meter persegi atau naik 10,56 persen.

Pasokan bertambah                    

Pada tahun 2013, kenaikan harga di beberapa wilayah dibarengi dengan adanya peningkatan jumlah izin hunian sebesar 12,9 persen yakni menjadi 270.364 unit pada tahun 2013. Peningkatan izin tinggal lebih tinggi 4,9 persen dari tahun 2012, berdasarkan Kantor Statistik Federal (Destatis).

Ada pun lambatnya pertumbuhan harga rumah, terpaut dengan kebijakan pengetatan kredit yang diterapkan akhir 2013. Pinjaman pembelian rumah naik hanya 2,3 persen secara tahunan. Walaupun Standard & Poor’s memperkirakan apresiasi akan terus ada dalam dua tahun kedepan, tetapi pencapaiannya masih moderat menjadi hanya 4 persen tahun ini dan 3,5 persen tahun 2015 mendatang.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita