108 Senin, 14 Juli 2014 | 10:20:45

Pasar Properti Cina akan Membaik

Pasar Properti Cina akan MembaikCNN

Sama seperti negara-negara di kawasan Asia Pasifik lainnya yang pasar propertinya sempat mengalami kemerosotan, pasar properti Cina juga kemungkinan akan pulih kembali pada semester kedua tahun ini. Hal ini dapat dilihat dari bertambahnya permintaan hunian sementara persediaan yang ada masih terbatas.

“Meskipun lambat, kami berharap sektor properti akan kembali menguat di tahun ini, mengingat dalam satu dan dua tahun terakhir, harga rumah dan jumlah transaksi mengalami kemunduran yang signifikan. Namun, pasar tak akan runtuh,” ujar Raymond Ngai, Kepala Riset Properti Tiongkok, Merrill Lynch.

Merril Lynch juga menambahkan bahwa harga rata-rata properti di Cina akan mengalami penurunan sebesar 5 persen menjadi senilai 1.650 dollar AS per meter perseginya. Begitu juga dengan total transaksi yang diperkirakan akan ikut merosot sebanyak 5 persen menjadi 1,1 miliar per meter persegi di akhir tahun ini.

Ngai mengatakan bahwa karena pemerintah pusat mulai menerapkan kebijakan diferensial untuk sektor properti, sentimen pasar mulai membaik. Kota-kota dengan jumlah persediaan hunian yang tinggi akan terus menerapkan langkah-langkah untuk melonggarkan kredit.

"Belakangan ini, kota-kota kecil jauh lebih fleksibel dalam menerapkan peraturan guna membatasi pembelian rumah. Pemerintah pusat menerima langkah yang diambil kota-kota kecil tersebut. Hal ini untuk membantu mereka menghabiskan persediaan properti yang ada," ujarnya.

Perbankan juga turut mendukung kebijakan pelonggaran yang dilakukan oleh beberapa pemerintah daerah. Liu Shiyu, Gubernur Bank Rakyat Tiongkok telah mengaluarkan perintah untuk bank-bank komersial untuk mengalirkan kredit bagi masyarakat yang membutuhkan hunian.

Langkah yang diambil bank sentral ini menunjukkan bahwa kebijakan penyesuaian harus dilakukan seringan mungkin. Karena, masih sulit untuk memastikan kebijakan tersebut dapat digunakan untuk jangka waktu yang panjang.

Meskipun begitu, jika harga hunian stagnan dalam kurun waktu satu tahun, yang artinya tidak mengalami penurunan, dapat dipastikan gelembung properti di Cina akan mengalami penyusutan sekitar 10 persen atau lebih. Dengan begitu, pendapatan rumah tangga juga akan naik, dan dengan naiknya pendapatan, properti akan kembali diserbu, karena biar bagaimanapun, properti tetap kebutuhan utama masyarakat.

Merril Lynch percaya bahwa pada semester kedua tahun ini, pasar properti di Cina akan terus membaik, angka transaksi akan meningkat dan para pengembang akan kembali meluncurkan banyak proyek hunian baru dengan diskon yang lebih besar.

“Jumlah konstruksi baru telah dimulai dan banyak pengembang menjadi lebih konservatif dalam memilih tanah yang akan dibeli. Dengan harga yang turun, kami harap permintaan pasar untuk hunian baru juga akan meningkat. Jika hal ini terus berlangsung, pasar properti akan seimbang lagi di akhir tahun ini atau di awal tahun depan.” Jelasnya.

 

Sumber: China Daily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita