111 Sabtu, 12 Juli 2014 | 14:26:12

Kota Humanis Gasasan AkzoNobel

Kota Humanis Gasasan AkzoNobelhousing-estate

Produsen cat terkenal, AkzoNobel bekerja sama dengan firma arsitektur ternama dunia, OMA untuk mewujudkan rencana kota humanis dan inspiratif. Penelitian yang diadakan AkzoNobel menunjukkan bahwa saat ini 50 persen penduduk dunia tinggal di daerah perkotaan dan pada tahun 2050 persentasi tersebut akan meningkat menjadi 75 persen. Karena hal tersebut, masyarakat perlu dibimbing untuk dapat berhubungan baik dengan alam sekitar dan mewujudkan kehidupan kota yang lebih manusiawi.

AkzoNobel dan OMA telah melakukan riset secara global mengenai hubungan antara warna dan perkembangan ekonomi. “Kami merasa memiliki pengaruh penting dalam proses transformasi perkotaan yang sedang berlangsung sehingga produk kami bisa memberikan kontribusi kepada segmen bangunan, infrastruktur, hingga transportasi,” papar CEO AkzoNobel Ton Buchner pada housing-estate.com minggu ini.

Buchner melanjutkan, penelitian ini akan terfokus pada sejauh mana area yang menarik secara visual dapat mempengaruhi pertumbuhan ekonomi. Hasil dari penelitian ini akan digunakan AkzoNobel untuk melakukan pendekatan terhadap transformasi perkotaan. “Kami akan berupaya mewujudkan kota yang lebih berenergi, menginspirasi, dan menyemangati semua orang di seluruh dunia,” tambahnya

Hal lain yang ingin dicapai melalui riset dan program ini adalah membantu masyarakat terhubung secara emosional dengan mewujudkan kota yang manusiawi. Dalam program tersebut ada beberapa aspek yang menjadi perhatian seperti penggunaan warna, pendidikan, dan pelestarian.

Pendiri OMA, Rem Koolhaas menyebutkan hubungan antara warna dan reaksi emosional untuk membangun sebuah lingkungan telah ada sejak dahulu dan berlaku hingga sekarang. “Warna mempunyai dampak berbeda dari semua faktor yang menentukan kehidupan sebuah kota dan hal tersebut memengaruhi persepsi kita,” ujarnya.

Dalam upaya mendukung gagasan kota humanis, AkzoNobel melakukan beberapa kegiatan pendukung seperti program komunitas Let’s Colour Program, Art Foundation, selain kerja sama dengan berbagai pihak seperti Museum Rijks, UNESCO, dan Yayasan Cruyff. AkzoNobel juga telah mengubah alun-alun Santo Stefano di Venezia menjadi Lapangan Cruyff.

“Di kota-kota seluruh dunia seharusnya ada lapangan Cruyff yang dibangun di tengah pemukiman agar anak-anak berkesempataan beraktivitas di lingkungan yang memadai,” jelas Rem.

 

 

 

Sumber: housing-estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita