87 Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:41:19

Dubai Juga Ingin Kota Yang Suhunya Bisa Terkontrol

Dubai Juga Ingin Kota Yang Suhunya Bisa Terkontrolamazngfacts

Selain pusat belanja, Unie Emirat Arab (UEA) berniat menjadikan Mall of the World sebagai batu loncatan untuk memiliki kota baru yang fenomenal. Dengan proyek tersebut Dubai akan memilki kota yang suhunya dapat dikontrol di segala musim. Wakil Presiden dan Perdana Mneteri UEA, Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum telah menyatakan bahwa Dubai akan menjadi kota pertama di muka bumi ini dengan suhu yang bisa dikendalikan.

Berdiri di atas tanah seluas 48 juta kaki persegi, Mall of the World ini akan berisi pusat perbelanjaan terbesar di dunia dengan taman indoor super luas yang dilengkapi kubah kaca. Kubah yang dirancang untuk musim dingin tersebut dapat dibuka dan ditutup. Fasilitas lain yang akan ada dalam Mall of the World meliputi pusat kebugaran, pusat perayaan kebudayaan, serta berbagai pilihan perhotelan yang mencakup 2.000 kamar hotel. Mal ini ditargetkan mampu menampung sekitar 180 juta pengunjung setiap tahunnya.

Dapat diprediksi, kota ini akan menjadi kota pejalan kaki yang terintegrasi sepanjang tujuh kilometer dan desainnya saling terhubung guna menyatukan berbagai atraksi wisata dan rekreasi, pusat ritel, serta hotel pilihan di bawah satu atap. Sebuah pusat seni budaya membentuk ruang tersendiri dengan teater khususnya yang megah. Dari rancangannya, konsep pusat budaya tersebut meniru boulevard Las Ramblas di Barcelona dan terhubung dengan pusat belanja, ruang konferensi, aula pernikahan dan pesta besar.

Selain itu, sebuah pusat medis juga tengah disiapkan. Selanjutnya, desain mal juga akan memastikan akses terhadap kualitas kesehatan, prosedur bedah khusus dan perawatan kosmetik di pusat medis tersebut yang bekerja sama dengan perhotelan sebagai tempat menginapnya.

"Pertumbuhan pariwisata dan bisnis ritel mendasari kebutuhan untuk meningkatkan infrastruktur pariwisata Dubai secepat mungkin. Proyek ini melengkapi rencana kami untuk mengubah Dubai menjadi pusat budaya, wisata dan ekonomi untuk dua miliar orang yang hidup di wilayah sekitar kami dan kami bertekad untuk mencapai visi kami itu," ungkap Sheikh Mohammed bin Rashid al Maktoum.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita