224 Jum'at, 11 Juli 2014 | 15:15:46

Kritik Melanda Stadion Olimpiade Tokyo 2020

Kritik Melanda Stadion Olimpiade Tokyo 2020uniqpost

Seiring dengan perubahan anggaran dan kritik yang terus menerus dilontarkan, Zaha Hadid Architects mengkonfirmasi bahwa pihaknya akan mengadaptasi desain stadion Olimpiade Tokyo 2020. Protes terakhir yang terjadi yaitu 500 orang turun ke jalan pada akhir minggu lalu. Desain karya Zaha Hadid yang merupakan pemenang kompetisi untuk stadion berpakasitas 80.000 kursi itu memang telah menerima kritikan arsitek terkenal Jepang, diantaranya Toyo Ito, Kengo Kuma, dan Sou Fujimoto. Alasan dikritiknya desain tersebut adalah realisasinya akan terlalu mubazir jika dikaitakn dengan lingkungannya.

Perusahaan yang berpusat di London tersebut menyatakan mereka akan memaksimalkan investasi dan membuat stadion menjadi lebih efisien, fokus pada pengunaan, juga beradaptasi pada lingkungan dan berkelanjutan. "Semua proyek di seluruh dunia melalui proses evolusi desain dan perbaikan, dan kami bekerja sama dengan klien dan rekan kami Jepang selama proses itu berlangsung," ujar juru bicara Zaha Hadid Architects.

Karena pernyataan Menteri Olahraga Jepang, Hakubun Shimomura, tentang mahalnya biaya rancangan Zaha Hadid tersebut, maka The Japan Sport Council sebagai badan yang menyelenggarakan kompetisi desain itu telah mengurangi dana yang disetujui proyek tersebut. Dana yang mulanya senilai 300 miliar yen atau Rp 35 triliun lebih menjadi 169 miliar yen atau Rp 19 triliun lebih.

Zaha Hadid Architects telah menanggapi hal tersebut dengan menyesuaikan proposal dengan biaya yang lebih hemat dan ringan. "Ringan secara signifikan, terutama struktur stadionnya, yaitu mengurangi berat dan bahan atap. Kami berikan stadion ini fleksibilitas yang lebih besar, baik sebagai arena outdoor maupun indoor," ungkap juru bicaranya.

Tetapi, perusahaan itu menolak untuk berkomentar tentang kemungkinan skala bangunan akan kembali dirubah. Juru bicara Zaha Hadid mengatakan, lokasi yang diusulkan adalah ikon stadion Kenzo Tange, stadion bersejarah olimpiade musim panas tahun 1964 di Yoyogi Park, Tokyo.

Pada Sabtu (5/7/14) sekitar 500 pengunjuk rasa turun ke jalan untuk memprotes rencana pembangunan stadion Olimpiade 2020 ini. Mereka membawa poster dengan tulisan "Tolak Olimpiade Tokyo 2020, Kami Ingin Olimpiade yang Kompak dan Ekonomis".

"Panitia penyelenggara perlu mempertimbangkan kembali rencana mereka dan membuat bagian umum dari proses pengambilan keputusan," jelas penggerak demonstrasi, Kazuhisa Oriyama, kepada Japan Times.

 

 

 

Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita