242 Sabtu, 28 Juni 2014 | 11:56:23

Rumah Mewah di Dubai diburu Investor Asing

Rumah Mewah di Dubai diburu Investor AsingArtnaz

Sepertinya, banyak orang yang jika mendengar kata “Dubai”, yang terlintas di pikiran adalah Ibukota dengan gaya hidup mewah di Uni Emirat Arab yang untuk hidup disana, harus merogoh kocek dalam-dalam. Ternyata, anggapan ini tidak sepenuhnya benar. Menurut hasil laporan Knight Frank yang berjudul Dubai Prime Residential Report, Spring 2014, harga jual rumah mewah di Dubai justru terbilang murah. Bayangkan saja, anda sudah dapat membeli hunian mewah berukuran 146 meter persegi di dubai dengan ahrga 1 juta dollar AS, sementara dengan harga yang sama, anda hanya dapat membeli hunian di London dengan ukuran hanya seperenamnya saja.


Di Hongkong, rumah yang didapat dengan harga yang sama bahkan berukuran jauh lebih kecil lagi, yaitu sepertujuh dari ukuran yang bisa didapat di Dubai, atau sekitar 21 meter persegi. Harga hunian mewah di kota berkembang lain seperti Sao Paulo, Brazil dan Mumbai, India juga mengalahkan harga hunian mewah di Dubai. Di kedua kota tersebut, dengan jumlah uang yang sama anda hanya dapat membeli rumah berukuran masing-masing 136 meter persegi dan 96,7 meter persegi. Di Monaco, kota termahal sedunia itu hanya dapat memberikan anda rumah berukuran 14,6 meter persegi dengan jumlah uang serupa.


Dengan fasilitas modern dan harga hunian yang lebih murah disbanding kota-kota berkembang yang lain inilah yang menarik perhatian para investor asing untuk berbisnis hunian mewah di Dubai. Departemen Pertahanan mencatat bahwa ada sebanyak 133 kewarganegaraan berbeda telah membeli properti di UEA sepanjang kuartal pertama tahun ini. Posisi pembeli asing dengan jumlah terbesar di pegang oleh India dengan jumlah total pembelian sebesar 5,9 miliar dirham UEA yang setara dengan 1,61 miliar dolar AS. Posisi kedua ditempati oleh Britons, atau para investor asal Inggris dengan total pembelian sebesar 3,1 miliar dirham UEA yang setara dengan 844 juta dolar AS. Posisi ketiga diduduki oleh Pakistan dengan jumlah total pembelian sebesar 2,4 miliar dirham UEA yang setara dengan 653 dolar AS. Meskipun begitu, pembelian dari investor lokal masih memegang posisi teratas dari keseluruhan transaksi (20 persen dari keseluruhan investasi). Total transaksi dari investor lokal berjumlah sebesar 7 miliar dirham UEA yang setara dengan 1,91 miliar dolar AS.


Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa grafik harga hunian mewah di Dubai masih terus meningkat. Bahkan indeks grafik sehak tahun lalu sudah melebihi acuan pada tahun 2008. Walaupun grafik terus menunjukkan adanya peningkatan harga, pertumbuhannya masih tergolong lambat pada kuartal pertama 2014. Grafik harga tiga bulan pertama 2014 hanya tumbuh sebesar 1 persen, padahal sepanjang tahun 2013 pertumbuhan per kuartalnya bisa mencapai 4 persen.


Menurut Knight Frank, peningkatan yang lambat itu didorong oleh adanya regulasi untuk perhitungan cap rate KPR dan kenaikan biaya balik nama. Kedua regulasi tersebut diberlakukan mulai akhir tahun 2013 lalu. Sepertinya, faktor terkuat melambatnya peningkatan harga di Dubai adalah suku bunga, mengingat sekitar 25-30 persen pembeli rumah mewah di sini mengandalkan KPR.


Associate Partner of Residential Knight Frank, Victoria Garrett mengatakan para pemilik properti berharap bahwa harga dapat naik lagi melebihi harga yang diinginkan pasar saat ini. Namun karena pasar properti di kuartal kedua 2014 masih tetap lemah, harapan tersebut masih belum dapat terpenuhi dalam jangka waktu dekat-dekat ini.


Knight Frank yakin harga akan membaik di semester kedua nanti, melihat kondisi ekonomi yang sehat, pasar tenaga kerja membaik, dan mengendurnya persyaratan KPR. Terlebih pasokan hunian yang masih terbatas dan proyek yang sudah selesai masih sedikit sampai kira-kira 18 bulan ke depan. Tahun depan, diprediksikan pasar properti akan lebih baik dan bisa meningkat hingga 1 digit.

Sumber: Housing Estate

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita