148 Jum'at, 27 Juni 2014 | 12:44:53

The Isle, Kawasan Ramah Lingkungan

The Isle, Kawasan Ramah Lingkungan Housing Estate

Bayangkan anda sedang berada di suatu tempat dimana rumah-rumahnya terbuka menghadap taman yang penuh dengan berbagai macam tanaman hias yang disirami air hujan yang jatuh dari talang di atap rumah. Di sekelilingnya terdapat  jalan setapak dari batu alam yang sesekali diramaikan oleh penampilan sekelompok musisi jalanan yang memainkan  lagu yang merdu. Anak-anak kecil berlarian kesana kemari dengan riangnya di rerumputan. Deretan solar panel di atap rumah dan suara gemericing air yang mengalahkan deru kendaraan.

Bayangan anda tadi ternyata bukan hanya sebuah khayalan biasa, namun merupakan sebuah rencana yang akan segera terwujud di lahan seluas 16,2 ha di tepi Sungai Ottawa, Kanada. Windmill Development Group (WDG) adalah otak dibalik The Isle, kawasan perumahan yang disebut-sebut sebagai kawasan paling ramah lingkungan di dunia.


Proyek terbaru WDG ini diumumkan bertepatan dengan Hari Bumi tahun ini. Walaupun masih menunggu ijin dari Pemerintah Kota Ottawa, proyek ini telah mendapatkan dukungan dari Walikota Ottawa dan yang akan segera memberikan perlakuan khusus pada pengembang-pengembang yang mengerjakan proyek go-green serupa.
The Isle didesain berdasarkan konsep dan pendeketan komprehensif dari One Planet Community, sebuah organisasi peduli lingkungan hidup. Rencananya, semua area kawasan ini dapat 100 persen  dicapai dengan berjalan kaki atau naik sepeda, menggunakan material daur ulang atau ramah lingkungan bisa memproduksi energi sendiri, mendaur ulang semua sampah, dan memiliki kebun yang hasilnya bisa dipakai sendiri. Proyek milik Windmill, developer yang menyatakan diri sebagai pengembang paling ramah lingkungan di Kanada itu, dirancang untuk mencapai semua tujuan di atas tersebut.


Rencananya, proyek ini akan selesai dalam kurun waktu 15 tahun. Meskipun proyek ini baru saja diluncurkan, The Isle telah “diserbu” oleh banyak calon pembeli yang kebanyakan adalah warga Kanada. The Isle akan berdiri membentang di tepi sungai Ottawa, di dekat air terjun Chaidiere. Seringkali area di sekitar air terjun setinggi 15 meter ini digunakan sebagai tempat berkumpul komunitas suku asli Kanada.


Bertahun-tahun lalu, air terjun tersebut sempat tercemar oleh aktifitas pabrik dan industry di sekitarnya. Ketika akhirnya “produsen limbah” tersebut ditutup, CEO Windmull, Jonathan Westeinde, menggunakan kesempatan emas ini untuk membangun kembali kawasan tersebut dengan visi yang baru. The Isle akan memanfaatkan sebanyak mungkin bangunan-bangunan pabrik yang bernilai sejarah dan menggunakan arsitektur nya yang unik. Hal ini akan membuat The Isle tampil sebagai kawasan dengan nuansa modern-heritage dan layak untuk dijuluki sebagai ‘kawasan paling ramah lingkungan di dunia’.


(Sumber: Inhabitat dan Windmill Development Group)

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita