93 Jum'at, 27 Juni 2014 | 11:13:44

Pasar Properti di AS Mulai Memulih

Pasar Properti di AS Mulai MemulihWeheartit

Pasar properti di AS yang sebelumnya sempat terpuruk kini mulai kembali memulih. Hal ini dapat dilihat dari angka penjualan rumah eksisting yang meningkat hingga 4,9 persen. Sebanyak 4.890.000 unit terjual sepanjang bulan Mei 2014 lalu. Harga rata-rata per unit nya pun mencapai sebesar 213.400 dollar AS atau setara dengan Rp. 2,3 miliar.

Menurut National Asscosiation of Realtors (Asosiasi Pengembang Nasional AS), peningkatan angka penjualan tersebut lebih tinggi jika dibandingkan dengan total penjualan pada bulan April yang hanya sebanyak 4,66 juta unit.

Transaksi properti selama dua bulan berturut-turut inilah yang menjadi tanda kebangkitan pasar properti AS yang pernah merosot tajam pada kuartal pertama 2014 lalu. Kemerosotan tersebut diiringi oleh cuaca musim dingin yang melanda beberapa negara bagian Amerika.

Asosiasi tersebut juga mengatakan bahwa rumah keluarga tunggal, rumah bandar, dan kondominium-lah yang mendominasi angka penjualan pada bulan April dan Mei lalu. Jumlahnya bahkan melampaui ekspektasi yang hanya 4,8 unit. Walaupun begitu, jumlah yang besar ini masih lebih rendah dari angka penjualan tahun lalu, kira-kira sebesar 5 persen.

Meningkatnya angka penjualan inilah yang disebut-sebut sebagai titik awal kebangkitan sektor perumahan AS setelah tertekan selama lebih dari satu tahun karena kurangnya pasokan unit baru dan tingginya suku bunga yang mendorong angka pengangguran dan lonjakan harga hunian.

Lawrence Yun, Kepala Ekonom asosiasi tersebut juga menambahkan, "Para pembeli hunian sebenarnya banyak mendapatkan manfaat dari kenaikan harga ini, karena pasokan unit yang ada belum memadai. Kondisi pasar yang membaik dan suku bunga KPR yang bersahabat juga turut serta membantu meningkatnya angka penjualan.”

Namun Lawrence bersyukur karena untungnya, pasokan rumah saat ini naik sebesar 2,2 persen menjadi 2,28 juta dalam lima hingga 6 bulan ke depan. Harga rata-rata pun mengalami perbaikan sebesar 5,1 persen menjadi 213.400 dollar AS (Rp. 2,3 miliar).

"Ini adalah akselerasi yang paling kuat sejak penjualan Oktober tahun lalu dan hal in memperkuat harapan kami akan membaiknya sektor perumahan pada kuartal kedua tahun ini," ujar Cooper Howes,  seorang analis dari Barclays.

 

Sumber: World Property Channel dan Channel News Asia

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita