137 Selasa, 24 Juni 2014 | 09:36:07

Nilai Hunian Malaysia Tertekan

Nilai Hunian Malaysia Tertekan   Google Image

Berbeda dengan Indonesia, harga rumah di negeri tetangga Malaysia mengalami tekanan. Hal ini dapat dilihat dari penurunan pertumbuhan yang hanya menjadi 9,6 persen pada kuartal terakhir tahun lalu. Bank Negara Malaysia mengungkapkan bahwa ini adalah kali pertama MHPI Malaysia turun hingga di bawah 10 persen sejak kuartal ketiga 2011. Sementara Malaysia House Tidak seperti Indonesia, harga hunian di negeri jiran Malaysia mengalami tekanan.


Hal ini ditandai dengan penurunan pertumbuhan menjadi hanya 9,6 persen pada kuartal akhir 2013. Bank Negara Malaysia mengatakan, penurunan tersebut merupakan kali pertama Malaysia House Price Index (MHPI) berada di bawah 10 persen sejak kuartal ketiga 2011. Padahal MHPI pada periode yang sama tahun sebelumnya masih berada pada posisi 12,2 persen.


Menurut Bank Negara Malaysia, penekanan harga hunian ini dipengaruhi oleh melambatnya penjualan dan berkurangnya produk baru yang merupakan akibat dari pendinginan di sektor hunian sejak 2010. Larangan skema berbunga pengembang, kenaikan pajak riil untuk peuntungan properti per Januari, harga pembelian minimum yang lebih tinggi untuk pembeli asing merupakan langkah-langkah pendinginan sektor hunian tersebut.  Hal ini berujung pada ketidakpastian dampak potensial dari pajak barang dan jasa di Malaysia.


Meski demikian, Bank Negara Malaysia menepis kabar bahwa pasar properti Malaysia sedang berada di ujung tanduk. Buktinya, sekitar 84 persen dari sebagian besar pembeli rumah merupakan nasabah yang hanya memiliki satu akun KPR.


Sumber :
The Star MY

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita