270 Senin, 23 Juni 2014 | 09:28:37

Singapura dibuat Gerah oleh Proyek Reklamasi Malaysia

Singapura dibuat Gerah oleh Proyek Reklamasi MalaysiaVirtual Tourist

Singapura dibuat “kegerahan” dengan proyek reklamasi pulau buatan di Selat Johor, Malaysia bernama Forest City. Meskipun begitu, proyek tersebut telah dipastikan oleh pemerintahan Malaysia aman bagi lingkungan, seiring dengan dikeluarkannya laporan pengembang tentang analisa dampak lingkungan yang telah memenuhi Undang-undang Lingkungan 1974.

Lalu, kenapa proyek besar ini masih membuat kedua negara yang bertetangga ini “bersitegang”?

Forest City, proyek yang menggunakan lahan seluas 2.092 hektar ini merupakan hasil kerjasama strategis antara Kumpulan Prasarana Rakyat Johor (KPRJ) Malaysia dan pengembang asal Tiongkok, Country Garden Holdings Co Ltd.

Diusung-usung akan menjadi proyek reklamasi terbesar di negeri Jiran tersebut, di dalamnya akan mencakup juga hunian mewah, properti komersial pusat belanja, perkantoran, resor, hotel, taman rekreasi, dan lain-lain.

Per 30 Juni 2013, Country Garden tercatat memiliki dana internal senilai Rp 4.223. Sementara itu, KPRJ, yang merupakan lengan investasi pemerintah negara bagian Johor, memiliki 30 persen saham di Iskandar Waterfront Holdings Sgn Bhd (IWH) dan berkuasa atas lahan seluas 1.619 hektar di Iskandar Malaysia.

Sebelumnya, Country Garden sendiri sudah terkenal di wilayah Iskandar. Mereka menggarap Country Garden @ Danga Bay dengan nilai investasi Rp 37 triliun. Proyek ini merupakan proyek perdana mereka yang mencakup kondominium sebanyak 9.000 unit tahun lalu.

Disimpulkan dari hal-hal yang disebutkan di atas, Forest City “diramalkan” akan menjadi ikon dan pusat wisata baru di Malaysia. Namun, lokasi proyek ini sangat dekat dengan jalur persimpangan kedua (second link) menuju Singapura, jadi tak heran jika megaproyek ini membuat Singapura “kegerahan”.

Selain dengan second link, lokasi proyek ini juga tak jauh dari proyek milik taipan Singapura, Peter Lim, yang disebut-sebut sebagai proyek multimiliar dollar. Motorsports City, nama proyek tersebut, mencakup trek balap Formula 1, showroom mobil, tempat hiburan, dan hangar mobil sport seluas 109 hektar.

Apalagi, pemerintah Johor memanfaatkan kedekatan lokasi tersebut dengan Singapura dengan berencana akan membuat zona Forest City menjadi zona bebas bea terbesar di Malaysia.

 

Sumber:

The Star MY

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita