150 Sabtu, 21 Juni 2014 | 13:51:16

Lantai Yang Hilang di Menara Tertinggi Sydney

Lantai Yang Hilang di Menara Tertinggi SydneyLiving in Australia

Menara hunian tertinggi di Sydney yang rencananya akan memiliki 82 lantai ini hanya akan direalisasikan sebagai gedung dengan 66 lantai. Greenland Centre, pengembang milk dan asal Cina, memilih untuk dengan sangat hati-hati menghindari apapun yang berhubungan dengan angka 4, karena kata “4” dan “kematian” dalam bahasa Cina memiliki pengucapan dan huruf yang mirip.

Jadi tidak aka nada lantai 4, 14, 24, ataupun 34. Sebanyak 10 lantai dari angka 40-an juga dihapuskan dari proyek pembangunan. Dan tentu saja, tidak aka nada lantai 54, 64, ataupun 74. Begitu juga dengan nomer dari masing-masing unit apartemen-nya. “Tidak akan ada orang yang mau mengantarkan surat apapun ke kamar yang memiliki angka 4, karena setiap kali kau mengucapkannya, terdengar sangat mirip dengan kata “kematian”, 4 adalah nomer yang benar-benar buruk,” Ujar David Milton, Managing Director dari proyek hunian CBRE.

Hilangnya lantai-lantai yang misterius ini menjadi contoh dari efek yang ditimbulkan oleh banyaknya pembeli asing. Treasury bahkan telah menggaris-bawahi bahwa NSW tengah menyaksikan ledakan investasi yang cukup besar di industri ini. Selama 9 bulan hingga bulan Maret lalu, total ada 5.245 persetujuan jual-beli hunian yang dilakukan oleh pembeli asing. Nilainya ditaksir mencapai 9.61 miliar dolar AS. Jumlah ini dua kali lipat lebih banyak dari tahun 2012-2013 lalu yang hanya berkisar 3.475 persetujuan jual-beli senilai 5.57 miliar Dolar AS.

Greenland Center sudah menjadi sangat popular di kalangan para pembeli, dengan sekitar 85% dari total 484 apartemen yang dijual (sebanyak 410 unit) sudah terbeli. Hunian di lantai 81 dan 82 dihargai sebesar 5.6 juta – 9.7 juta dolar AS, yang menurut perhitungan Cina, akan sangat menguntungkan karena angka “8” dalam bahasa Cina terdengar mirip dengan kata “kekayaan”. Seorang pembeli yang telah menghabiskan setengah hidupnya di Cina dan kini tinggal di Australia menjadi salah satu pembeli yang bersemangat.

Biarpun begitu, taman di atap gedung di menara-menara Cina sangat dihindari karena mempresentasikan istilah “topi hijau”. “Memakai topi hijau” merupakan pepatah yang digunakan di Cina untuk menyebut seorang wanita yang menyelingkuhi suaminya.

 

Sumber: News Domain AU

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita