198 Sabtu, 21 Juni 2014 | 10:55:23

Pengembang Tiongkok Targetkan Johor Untuk Ekspansi Bisnis

Pengembang Tiongkok Targetkan Johor Untuk Ekspansi BisnisMalaysia-Hotels

Proyek properti lintas negara di Asia semakin hari semakin berkembang dan semakin ramai di pasaran. Sebelumnya seperti yang telah kita ketahui, sebuah Resor akan dibangun di Bintan, Kepulaun Riau, Indonesia oleh pengembang asal Malaysia. Rupanya tren ini juga diikuti oleh pengembang asal Tiongkok, yang rencananya akan memulai pengerjaan proyeknya di Tanjung Puteri, Johor, Malaysia.

Pengembang tersebut adalah R&F Prroperties, yang pada tahun lalu telah membeli lahan seluas 47 hektar di tepi laut. Lahan ini dihargai sebesar 4,5 miliar Ringgit Malaysia atau setara dengan Rp. 16,74 triliun. Pembelian tanah oleh perusahaan yang berbasis di Guangzhou ini digadang-gadang sebagai pembelian tanah kedua termahal di Johor saat itu, yaitu dengan harga sekitar Rp. 35,6 juta/m2. Harga tertinggi pertama dipegang oleh transaksi tanah di Danga Bay seluas 15 ha yang dihargai Rp. 40,93 juta/m2-nya. Tanah ini juga dibeli oleh pengembang asal Tiongkok.

Pada tahap pertama, proyek Tanjung Puteri ini akan dimulai dengan pembangunan 15 blok apartemen mewah. Proyek ini akan diluncurkan secara resmi pada pertengahan Juli mendatang, tetapi penjualan unit-nya sendiri akan dimulai hari ini, 21 Juni 2014. Sebanyak 400 Unit dari 4 menara setinggi 30-35 lantai akan dibuka penjualannya pada penjualan perdana itu. Harganya masih belum diketahui. Tetapi sebagai acuan, unit apartemen dengan kelas yang sama di Nusahaya, Medini, Danga Bay dan Johor Baru dilansir bernilai 6.000 sampai 11.000 Ringgit Malaysia per meter perseginya, atau setara dengan Rp. 24,5-41 juta/m2. Harga tertinggi yang pernah dicapai untuk apartemen kelas ini sebesar Rp. 62 juta/m2, namun tidak disebutkan nama pengembang yang memegang proyek tersebut.

Pengembangan apartemen di Johor ini merupakan portofolio pertama R&F Properties di luar negeri. Sebelumnya, pengembang yang sudah berpengalaman di bidang bursa saham Hong Kong sejak 2004 lalu ini sudah mengembangkan beberapa proyek iconic yang tersebar di berbagai wilayah di negeri asalnya. Proyek yang dibangunnya pun beragam, mulai dari hotel bintang 5, villa, hingga gedung perkantoran grade A.

Pengembang ini merupakan 1 dari 3 pengembang asal Tiongkok yang telah memulai karirnya di Johor, menyusul proyek besar-besaran yang dilakukan di Iskandar Waterfront. Tanjung Puteri sendiri merupakan bagian dari proyek besar yang nantinya akan menghadap ke Causeway, Singapura. Proyek ini disinyalir akan menjadi salah satu pusat bisnis integrasi baru di Malaysia Selatan. Penghubung dua negara tersebut nantinya akan dilengkapi dengan jembatan dan system rapid transit.

 

Sumber: Star Online

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita