136 Jum'at, 20 Juni 2014 | 14:36:15

Pemkot Detroit Lepas Artifak Museum Karena Bangkrut

Pemkot Detroit Lepas Artifak Museum Karena BangkrutGoogle Image

Sejak Juli 2013 lalu, Detroit, kota produsen otomatif di AS, menyatakan diri bangkrut. Hal ini berdampak luas, salah satunya pada koleksi artifak dan benda-benda seni di museum kota. Hutang yang membeli Pemkot kota ini sebesar 18 miliar dolar AS.

Ditengah-tengah proses penyelesaian hutangnya yang belum kunjung tuntas, Pemkot Detroit dipusingkan oleh desakan kreditor yang meminta pemerintah kota untuk melepas semua koleksi museum kota. Sebanyak 66ribu benda seni itu dinilai cukup untuk membayar hutang iuran pension dan dana kesehatan para pekerja kota.

Tetapi, Pemkot Detroit masih belum memutuskan apakah koleksi seni itu akan dijual kepada lembaga donor atau kolektor pribadi. Benda-benda tersebut ditaksir oleh balai lelang Christie bernilai sekitar 454 sampai 867 juta dolar AS. Harga ini merupakan harga yang pantas karena museum ini menyimpan karya-karya seniman terkenal seperti Van Gogh, Bruegel, dan Matisse.

Penawaran besar-besaran sedang dilakukan pemerintah kota untuk menyelamatkan koleksi dan aset seni tersebut. Pemindah-tanganan koleksi tersebut ke lembaga nirlaba dan bukan penyumbang, merupakan pola yang digunakan untuk menahan aset-aset ini. Lembaga nirlaba yang dimaksud adalah Detroit Institute of Arts (DIA). DIA sendiri telah berhasil mengumpulkan dana sebesar 816 juta dolar AS sejak awal tahun. Selain DIA, sumbangan lain datang dari yayasan-yayasan filantropis sebesar 366 juta dan pemerintah negara bagian Michigan sebesar 195 juta dolar AS.

Sebesar 100 juta dolar AS dana masih diharapkan oleh DIA untuk menyelamatkan koleksi museum kota tersebut. Bahkan sampai produsen otomotif yang berbasis di Detroit juga turut berjanji untuk menyumbang sebesar 26 juta dolar AS. Produsen otomatif yang dimaksud adalah General Motor Co dan General Motors Foundation, masing-masing menyumbang 5 juta dollar AS. Berikutnya Chrysler Group LLC berkontribusi 6 juta dollar AS, dan satu lagi Ford Motor Company Fund yang berjanji menyumbang 10 juta dolar AS.

Meskipun demikian, belum ada keputusan dari pihak kreditor untuk menerima pembayaran hutang sebesar itu. Karena Financial Guaranty Insurance Co, pemimpin kreditor, telah rugi sebesar 1,1 miliar dolar AS atas kebangkrutan yang terbesar di sepanjang sejarah AS itu.


Sumber: Reuters dan LA Times

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita