181 Kamis, 12 Juni 2014 | 11:58:37

Harga Properti Selandia Baru Naik

Harga Properti Selandia Baru Naik

Kesempatan bekerja di bidang konstruksi di Selandia Baru di tahun 2014 ternyata cukup menarik banyak imigran yang datang. Hal ini membuat harga properti melonjak hingga 12%, angka yang cukup menakjubkan. Terjadi ledakan imigran sebanyak 45.000 orang di tahun lalu. Nyatanya ledakan imigran ini membawa dampak yang positif bagi perusahaan pengembang properti.


Kenaikan harga properti tahun ini meningkat hingga 12%  yang semula hanya sebesar 10% di tahun 2013 lalu. Bahkan untuk bulan April tahun 2014 saja imigran yang berada di Selandia Baru mencapai 4.100 orang. Angka ini menunjukkan lebih banyak yang datang sebagai imigran dibanding dengan penduduk yang meninggalkan Selandia Baru.


Bank Sentral Selandia Baru menanggapi fenomena ini dengan memulai pertimbangan untuk menaikkan suku bunga pinjaman pemilik rumah (KPR). Tentunya hal ini dilakukan demi meraih keuntungan dari imigran-imigran yang datang ke Selandia Baru.


Tak hanya di Selandia Baru, Australia secara general juga mengalami kenaikan di pasar properti. Ada lebih dari 13 miliar dolar AS untuk proyek pengerjaan properti di bulan Maret 2014.


“Perizinan aktivitas konstruksi perumahan sangat kuat pada kuartal akhir tahun lalu sehingga wajar kita sekarang melihat peningkatan dalam proyek properti yang sedang dalam tahap konstruksi," kata Ekonom Asosiasi Industri Perumahan, Geordan Murray.


Memang terjadi peningkatan di bidang konstruksi yang turut membantu bisnis properti pada kuartal I 2014 ini. Sekitar 6,8 persen meningkat jika dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Bahkan secara tahunan kenaikan lebih tinggi hingga 8,4 persen.


Sumber: Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita