56 Rabu, 28 Mei 2014 | 10:51:12

Miliarder Hongkong Kalahkan Greg Norman

Miliarder Hongkong Kalahkan Greg NormanOnline Casino AU

Seorang miliarder asal Hongkong dan perusahaan konsortium investasi Tiongkok-Australia berhasil mengalahkan pegolf beken dunia Greg Norman dalam ‘adu proposal’ untuk tender pembangunan megaproyek resor kasino di Queensland, Australia.

Tawaran mereka berupa uang masing-masing sejumlah Rp. 87,1 triliun yang akan diterima dari ASF Consortium dan sang miliarde, Tony Fung, jika syarat pembangunan seperti izin analisis, analisis dampak lingkungan (amdal), dan izin pembangunan dapat terpenuhi.

Deputi Pertama Queensland, Jeff Seeney, mengatakan bahwa pemerintah Queensland telah menyanggupi untuk memberikan kapasitas terbesar dalam pemenuhan persyaratan pembangunan proyek kasino ini.
“Terutama potensinya untuk menarik baik wisatawan domestik maupun mancanegara melalui bandara internasional.” Imbuhnya.

Dia juga menambahkan bahwa empat proposal lainnya membutuhkan usaha yang lebih ‘merepotkan’ agar persyaratannya dapat dipenuhi seperti yang telah ditetapkan oleh penerintah Queensland, dan salah satunya berasal dari Greg Norman, pegolf beken asal Australia.

ASF Group sendiri merupakan perusahaan investiasi yang sahamnya terbagi dua untuk Tingkok dan Australia dan terdaftar di Bursa Efek Australia. Proyek lainnya yang diusulkan oleh perusahaan ini adalah pengembangan tepi pantai Broadwater Marine Project, yang termasuk didalamnya pengadaan eco park dan terminal kapar pesiar.

Sementara Tony Fung adalah seorang miliarder dengan imperium bisnis yang paling terkenal di negeri asalnya, Hongkong. Tahun lalu, ia berhasil mengajukan proyek raksasa Aquis yang digadang-gadang akan menjadi keajaiban dunia terbesar buatan manusia.

Untuk proyek besarnya di Queensland, Tony akan membangun penginapan yang lengkap dengan kasino, 3.750 kamar yang mewah, 9 gedung hotel, dan akuarium raksasa terbesar di dunia. Meskipun terdengar spektakuler, ide Tony ini banyak menuai kritik dari sebagian warga Yorkers Knob. Mereka khawatir pembagunan proyek ini akan merusak terumbu karang yang merupakan warisan dunia dan mengancam eksistensi bisnis lokal.

Tapi Seeney dan pemerintah Queensland optimis bahwa proyek ini akan menjadi proyek non-pertambangan terbesar dalam sejarah Queensland dan akan menciptakan ribuan lapangan pekerjaan.


Sumber: Channel News Asia

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita