234 Selasa, 29 April 2014 | 10:58:30

Ide Perkampungan Para Lansia di Singapura

Ide Perkampungan Para Lansia di Singapura

Pembangunan Perkampungan Para Lansia di Singapura ditandai dengan peletakkan batu pertama oleh Khaw Boon Wan, Menteri Pembangunan Nasional, di kampung Admiralty di  kawasan Woodlands, Sabtu (26/4/2014) kemarin. Konstruksi kampung ini akan dimulai pada akhir tahun ini.

Kampung Admiralty merupakan perkampungan modern bagi para lansia

"Dengan cara ini, para lansia dan pensiunan semakin dihargai. Ini akan menjadi kampung pensiun. Saya yakin ini akan berhasil dan selanjutnya kami akan mengembangkan hal serupa di wilayah lain," janji Khaw.

Terbagi menjadi 3 bagian. Bagian bawah akan terdiri dari toko-toko eceran dan alun-alun, sebagai tempat berkumpulnya warga. Di bagian tengah akan terdapat bukan saja pusat jajanan dengan 50 kios masakan dan 900 tempat duduk tapi juga pusat medis dua lantai yang berisi 100 unit kamar dengan 4 tempat tidur, klinik rawat jalan, operasi harian, rehabilitasi dan layanan diagnostic. Layanan medis ini dapat diakses masyarakat setelah mendapatkan arahan dari penyedia layanan kesehatan primer.

Bagian atas akan dibangun dua blok apartemen tipe studio yang terdiri atas 100 unit, sebagai implementasi  konsep build to order HDB , dimana terdapat  fitur baru seperti sistem pengering pakaian dalam dan luar ruang serta kompor induksi di tiap unit.

Lantai basement dapat dimanfaatkan sebagai area parkir 500 sepeda dengan sistem penyimpanan mekanik, merupakan yang pertama di Singapura, dan juga kendaraan bermotor seperti motor dan mobil.

Selain itu juga akan disediakan fasilitas kesehatan seperti pusat penitipan anak sebanyak 200 anak per hari, dan klinik perawatan lansia serta kemudahan layanan kesehatan dan sosial untuk warga penghuni senior berkapasitas 100 orang per hari.

Sumber : Channelnewsasia

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita