80 Senin, 21 April 2014 | 11:58:26

Sydney, Populer di Australia

Sydney, Populer di Australia

Australia, menjadi negara tujuan investor asing tak terkecuali investor Indonesia. Pilihan berinvestasi di Australia relatif aman karena proteksi pemerintah yang tinggi terhadap konsumen. Sydney menjadi kota favorit tujuan investasi di Australia. Ada beberapa keunggulan Sydney dibandingkan kota-kota besar lainnya di Australia seperti Melbourne, Perth, dan Brisbane. Berikut ulasannya.

Berimbangnya waktu antara bekerja dan keluarga
Ini terlihat dari pendapat yang dikemukakan oleh Iwan Sunito, CEO Crown Group, beberapa waktu lalu.

“Jam enam sore, semua kantor dan toko tutup, sehingga tak mengurangi waktu untuk keluarga. Bahkan di saat istirahat kantor pun mereka dapat berolahraga—terutama jogging—untuk kemudian kembali ke kantor meneruskan aktivitas. Mungkin hal ini yang membuat orang-orang Asia tertarik untuk tinggal di Sydney,” urai Iwan.

Institusi pendidikan yang berkualitas
Banyak orang tua yang mempercayakan anaknya bersekolah di Sydney. Ini juga dikemukakan oleh Michael Ginarto, Country Director Crown Indonesia, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

“Hampir setengah dari imigran yang datang ke Australia memilih Sydney, sementara sepertiga pelajar asing yang datang ke Australia pun memilih institusi pendidikan di Sydney,” jelas Michael.

Pertumbuhan capital gain yang tinggi
Tingginya permintaan akan properti yang tidak diimbangi dengan pasokan yang memadai menyebabkan terjadinya backlog (kekurangan pasok hunian). Hal inilah menjadi alasan tingginya pertumbuhan capital gain di Sydney sebesar 14,5% lebih tinggi dibandingkan Melbourne yang sebesar 8,5%.

Sumber: Rumahku

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita