111 Selasa, 15 April 2014 | 15:25:01

Jeblok, Penjualan Rumah di Singapura

Jeblok, Penjualan Rumah di Singapura

Walaupun Singapura masih merupakan kota paling mahal untuk membeli sebuah rumah mewah di Asia setelah Hong Kong versi Knight Frank LLP , namun penjualan rumah selama tiga bulan belakangan di Singapura turun ke level terendah bahkan hal ini merupakan penurunan terbesar dalam lima tahun terakhir.

Pada Maret lalu, berdasarkan data dari Urban Redevelopment Authority (URA), Selasa (15/4/2014), penjualan rumah di Singapura turun 83 persen atau menjadi 480 unit, lebih kecil dibandingkan data pada periode sama tahun lalu sebesar 2.793 unit. Tercatat, penjualan turun 35 persen terhitung sejak Februari lalu.

Kebijakan pengetatan pemerintah disinyalir menjadi pemyebab penurunan tersebut. Pemerintah memperkenalkan langkah-langkah pinjaman pada Juni lalu untuk mengekang spekulasi harga di kota-kota lain di Asia Tenggara.

"Dengan pembatasan ini pembeli menjadi lebih sensitif terhadap harga dan lebih selektif," kata Nicholas Mak, Direktur Eksekutif di Kontultan Properti SLP International, Singapura.

Metallurgical Corp unit China MCC Land (Singapore) Pte, menjadi salah satu pengembang yang mulai menjual proyek-proyeknya, sudah terjual sebanyak 76 dari total 597 unit , di perusahaan proyek Santorini di bagian timur pulau.

Kredit rumah seharusnya tidak menyebabkan rasio total utang melayani peminjam naik atau melesat di atas 60 persen, demikian keterangan Otoritas Moneter Singapura pada Juni tahun lalu.

Sumber : Bloomberg

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita