98 Jum'at, 11 April 2014 | 16:10:06

Inilah Sang Miliarder Muda Thailand

Inilah Sang Miliarder Muda Thailand

Gavin Vongkusolkit terlahir di keluarga kaya, dengan Isara Vongkusolkit, ayahnya yang merupakan salah satu miliarder asal Thailand, tidak membuat Gavin hidup berfoya-foya.

"Biasanya anak dari keluarga Taipan yang kaya menghabiskan waktunya dengan kehidupan sosial yang liar, balap mobil dan sejumlah kegiatan tidak berguna lainnya. Tapi saya memilih jalan saya sendiri, untuk serius belajar dan terjun ke bisnis keluarga. Saya punya prinsip jika saya gagal ya sudah, yang penting saya sudah mencoba dan membangun semuanya sendiri," ucap Gavin, Kamis (10/4/2014)

Chanin, sang adik, sukses  berbisnis tambang batubara dan pembangkit listrik di Thailand dan China.

University of Sidney tidak hanya dipilih Gavin untuk menamatkan kuliahnya di jurusan pemerintah dan sejarah  tapi juga untuk memperoleh gelar Master of Business di bidang keuangan. Gavin sempat  bergabung selama 2 tahun dengan Brooker Group, sebuah perusahaan ekuisitas swasta sebelum memutuskan membuka sebuah toko pakaian wanita dengan temannya, yang sayangnya hanya bertahan 3 bulan karena  ketidakjelasan manajemen.

Desember 2011, Gavin menggantikan ayahnya yang sudah memasuki masa pensiun untuk memimpin bisnis properti yang bernama Erawan Group.  Tak hanya berhasil  mendirikan lebih dari 12 hotel mewah di Thailand , Gavin juga berhasil  meraup keuntungan hingga USD153juta dari bisnis hotelnya di tahun 2013, dan menginvestasikan USD70 juta untuk membangun 25 hotel baru di Asia Tenggara tahun depan.

Hotel Ad Lib yang berlokasi di Bangkok menjdi hotel pertama yang didirikan Gavin.  Suasana homey yang ditawarkan Gavin memang untuk menyasar target turis kelas menengah.

Saya ingin pengunjung hotel dapat merasakan suasana seperti dirumah sendiri, kata gavin.

Saat itu meskipun saingan Gavin sekaliber Tune Hotel yang dimiliki oleh perusahaan penerbangan AirAsia, ia tetap optimis.

"Ayahku pernah berkata , setiap Anda melakukan sesuatu, generasi berikutnya akan mencoba mengalahkan Anda. Dan ini yang memotivasi saya untuk selalu menjadi yang paling depan," ucapnya.

Gavin juga peduli akan banyaknya anak muda Thailand yang punya ketergantungan terhadap narkoba dan alkohol. Ia sempat mendirikan klinik bagi para pecandu narkoba dan alkohol bersama temannya di Phuket, dimana sejumlah selebritis Thailand pernah menjadi pasien, yang sayangnya hanya bertahan 18 bulan.

Sumber : Forbes

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita