144 Selasa, 08 April 2014 | 14:30:35

Kisah Dibalik Kemewahan Silicon Valley

Kisah Dibalik Kemewahan Silicon Valley

Silicon Valley merupakan suatu kawasan yang menjadi tempat berkembangnya teknologi dan memicu pertumbuhan ekonomi dan nilai properti lebih tinggi. East Palo Alto  merupakan kompleks mewah di Silicon Valley dimana terdapat kantor miliarder seperti Tesla, Facebook Inc (FB), dan Google Inc (GOOG).

Woodland Park di East Palo merupakan surga terakhir untuk para koki, tukang sapu, atau pembantu rumah tangga tinggal. Mereka bekerja untuk bisa bertahan di rumah mereka akibat biaya sewa yang terus melambung, sementara besaran upah masih stagnan. Harga  sewa melonjak 45 persen dalam 5 tahun terakhir terakhir dengan rata-rata biaya sewa sebesar 2.604,69 dollar AS pada Februari lalu.

Woodland Park, terdiri dari 1.811 unit apartemen, dibangun oleh Sam Zell, pengusaha real estate, dan dipasarkan oleh Equity Residential. Woodland Park merupakan satu-satunya apartemen Sam Zell yang disewakan di kota antara San Francisco dan San Jose.

Virginia Valencia(32) menjadi satu diantara 300 warga Qoodland Park yang menerima pemberitahuan dari Equity Residential bahwa mereka memberi waktu tiga hari untuk membayar atau mengosongkan rumahnya.

Virginia bekerja di kantin kantor pusat Tesla Motors Inc (TSLA) di Palo Alto, California dengan upah 12 dollar AS per jam. Ia bekerja melayani sarapan para staf dan miliarder pendiri Elon Musk.

Virginia menyewa satu unit apartemen di Woodland Park. Virginia mengaku telah berjuang untuk tidak tergusur dari apartemen tersebut, menyusul jatuh tempo pembayaran uang sewa apartemennya sebesar 1.064 dollar AS pada November lalu

"Saya sendiri, dan saya tidak punya keluarga," kata Virginia

"Sepertinya mereka itu tidak ingin kita di sini," tambahnya.

Lonjakan harga
Laporan Universitas Harvard bersama Pusat Studi Perumahan tahun lalu mengatakan satu dari empat penyewa sekarang ini menghabiskan lebih dari setengah pendapatan mereka hanya untuk biaya perumahan.

"Ini mencerminkan perbedaan besar antara biaya untuk menyediakan rumah dan apa yang didapatkan orang-orang berpenghasilan rendah itu," ujar Christopher Herbert, Sang Direktur Riset.

Penelitian Axiometrics Inc, yang berbasis di Dallas, Texas, mengatakan permintaan perumahan sewa telah meningkat, terutama setelah sekitar 5 juta pemilik rumah kehilangan rumah mereka akibat penyitaan sejak 2008 lalu. Biaya sewa di AS pun meningkat 16 persen dalam 5 tahun terakhir ini.

Ini menegaskan alasan komunitas "orang kecil" di Woodland Park ini perlahan menghilang. Tentu sulit bagi orang-orang seperti Virginia untuk bisa menemukan perumahan dengan harga terjangkau.


Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita