139 Selasa, 08 April 2014 | 14:26:37

Ricuh!Pembukaan McDonald di Tecoma

Ricuh!Pembukaan McDonald di Tecoma

McDonald, restoran cepat saji asal negeri Paman Sam resmi dibuka di di daerah Tecoma di luar Melbourne, Australia, Senin (7/4/2014). Bertempat di jalan utama menuju kawasan Dandenong Ranges di luar kota Melbourne, pembukaan McDonald yang biasanya disambut antusias oleh warga tidak terjadi di daerah ini. Sejak tahun 2011 silam, warga sudah memprotes pendirian McDonald yang menurut mereka akan mematikan bisnis lokal.

Bahkan di tahun 2012, aksi ini berakhir ricuh setelah warga yang memprotes memutuskan bermalam di lokasi bangunan yang akan dirubuhkan untuk membangun restoran.

Petisi yang ditandatangani 1.100 warga membuat pemerintah lokal menolak rencana pembukaan restoran ini namun Peradilan Sipil dan Administratif negara bagian Victoria membatalkan keputusan pemerintah lokal tersebut.

Sejak pagi sebelum McDonald resmi dibuka untuk umum, sedikitnya 40 warga yang memprotes hadir.

Gary Muratore,  Kordinator lapangan (korlap) aksi protes ini, menyatakan mereka akan terus melanjutkan protesnya "sampai restoran ini bangkrut."

"Kami akan di sini terus. Kami akan tetap melakukan aksi damai. Tetap legal, tapi juga vokal," tegas Muratore.

"Kami ingin semua orang tahu, masyarakat di kawasan Dandenong Ranges tidak mendukung pembangunan ini. Kami ingin melihat restoran ini bangkrut!" tambahnya.

Ini tidak menyurutkan niat James Currie, pemilik lisensi McDonald Tecoma, untuk melanjutkan pendirian McDonald.

"Saya percaya restoran ini cocok dengan daerah TecomaI, dan telah membuka 100 lapangan kerja. Saya senang bisa mempekerjakan mereka di McDonald," katanya.

Sumber : Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita