68 Senin, 07 April 2014 | 08:45:47

Parramatta, CBD Kedua Sydney

Parramatta, CBD Kedua Sydney

Perkembangan pusat kota Sydney, membuat ibukota negara bagian New South Wales, Australia, tersebut padat dengan lalu lintas yang mulai macet. Untuk itu pemerintah setempat membidik kawasan lain sebagai CBD (central business district) kedua. Kawasan yang dipilih adalah Parramatta. Kawasan di tepi sungai Parramatta ini sejak 1988 lalu telah dinominasikan sebagai CBD kedua Sydney. Terletak 23 kilometer di sebelah barat Sydney, Parramatta mulai berbenah diri menjadi kota metropolitan.

Pada 2036 mendatang, populasi bagian barat Sydney diprediksi akan mencapai tiga juta jiwa. Guna mengimbangi pertumbuhan penduduk, diperlukan sebanyak 237 ribu pekerjaan baru pada saat itu.

Untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi Parramatta, pemerintah setempat mengalokasikan dana sebesar AUD8,3 miliar untuk memperbaiki infrastruktur dan fasilitas kereta api North-West Rail Link yang akan mempermudah transportasi di Parramatta.

“Stasiun kereta api di Parramatta merupakan yang stasiun tertua kedua dan nomor dua paling ramai di Australia, dengan 50.000 penumpang per hari,” imbuh Prisca Edwards, Head of Major Client Transaction Australasia Region Crown Group.

Di sisi lain, kantor-kantor pemerintahan sudah mulai pindah ke kawasan ini, seperti kantor imigrasi, kantor pajak, dan markas besar polisi.

“Bank Commonwealth—salah satu bank terbesar di Australia—juga sudah membuka kantor di sini. Tetapi saat ini memang belum banyak orang yang mau tinggal di Parramatta,” jelas Prisca.

Melihat potensi masa depan Parramatta, Crown Group dua tahun lalu mulai memasarkan proyek V by Crown.

“Kami berfikir, dengan makin berkembang daerah Parramatta, properti di kawasan ini juga akan makin banyak peminatnya,” tutur Prisca.

Anto Erawan
Sumber : Rumah


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita