110 Rabu, 03 April 2014 | 08:35:51

Akhirnya, Indeks Tagihan Arsitek USA Meningkat!

Akhirnya, Indeks Tagihan Arsitek USA Meningkat!

Arsitek Amerika Serikat boleh bernafas lega. Setelah jasa desain dan konstruksi sempat mengalami "kembang kempis" akibat terpuruknya sektor properti pada 2008-2009 silam, mulai bangkit kembali. Hal ini ditandai kenaikan Indeks Tagihan Arsitektur atau Architecture Billing Index (ABI) bulanan. Menguatnya permintaan untuk merancang proyek hunian dan komersial baru di Amerika Serikat, mendorong pertumbuhan ABI pada bulan Februari.

Menurut laporan The American Institute of Architects (AIA), skor ABI pada Februari 2014 sebesar 50,7, naik dibanding pencapaian pada bulan sebelumnya, yakni 50,4. Skor ini mencerminkan peningkatan jasa desain, artinya setiap skor di atas 50 menunjukkan kenaikan tagihan.

Perinciannya sebagai berikut; angka rerata ABI di wilayah Selatan mencapai skor 52,8. Sementara di barat 50,5, timur laut 48,3, dan barat tengah 47,6.

Sedangkan indeks konstruksi untuk proyek perumahan multifamili sebesar 52,5, sektor komersial/industri (51,9), kelembagaan (49,6), dan konstruksi campuran (46,6).

Kepala Ekonom AIA, Kermit Baker, mengatakan, kondisi cuaca yang luar biasa parah di banyak bagian negara AS telah menahan aktivitas desain dan konstruksi.

"Namun, ekspektasi di bulan Maret dan April, kemungkinkan menunjukkan indikasi yang lebih baik dari kegiatan desain dan konstruksi. Kami mendengar laporan proyek yang sebelumnya tertunda dalam waktu lama, mulai dikerjakan seiring pertumbuhan ekonomi AS," ujar Baker.

Sekadar catatan, ABI dianggap sebagai indikator ekonomi terkemuka bagi kegiatan desain dan konstruksi AS. ABI juga mencerminkan aktivitas pasar selama 9 hingga 12 bulan mengenai tagihan arsitektur dan belanja konstruksi.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita