298 Jum'at, 28 Maret 2014 | 09:23:07

Gedung Penjaga Hutan Hujan di Amazon

Gedung Penjaga Hutan Hujan di Amazon

Diusulkan oleh lima desainer asal China, yaitu Jie Huang, Jin Wei, Qiaowan Tang, Yiwei Yu Zhe, serta Hao, kehadiran Rainforest Guardian Skyscraper atau "Gedung Penjaga Hutan Hujan" ini akan menjadi satu-satunya pencakar langit di lanskap lebat hutan Amazon. Tujuannya cuma satu, melindungi daerah Amazon dari ancaman kebakaran dan kekeringan. Dengan desain berbentuk lotus, proposal desain para desainer asal China itu merupakan salah satu bagian dari Kompetisi Pencakar Langit eVolo 2014. Nantinya, "Gedung Penjaga Hutan Hujan" tidak hanya berfungsi sebagai menara air, tetapi juga merupakan stasiun cuaca, pusat penelitian ilmiah, dan laboratorium pendidikan.

Menurut NASA, selama 12 tahun terakhir ini, kebakaran telah menghancurkan 3 persen dari hutan hujan Amazon. "Wabah" tersebut sulit untuk diprediksi, dan bahkan lebih sulit untuk dikontrol. Untuk itulah, "gedung penjaga" ini akan berfungsi sebagai perangkat yang mampu mencegah, memantau, dan memerangi kebakaran dengan cepat.

Dalam isi proposalnya, gedung tersebut akan menangkap air hujan untuk kemudian disaring dan disimpan dalam waduk tambahan. Struktur gedung dibuat untuk menyerap air tanpa mengganggu keseimbangan ekosistem di kawasan itu.

Pada kasus kebakaran, pemadam akan terbang ke tempat kejadian dan memadamkan dengan air yang sudah terkumpul sebelumnya di menara ini. Laboratorium penelitian pun akan memungkinkan para ilmuwan memantau perubahan iklim dan stabilitas lingkungan. Bahkan, gedung ini juga akan bertindak sebagai galeri pameran bagi wisatawan untuk mempromosikan kesadaran lingkungan.


Sumber             : Kompas
Sumber Gambar : Designboom



📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita