255 Rabu, 26 Maret 2014 | 09:47:42

Konsep Kubikel Terlihat Seperti Peternakan Ayam!

Konsep Kubikel Terlihat Seperti Peternakan Ayam!

Arsitek Clive Wilkinson baru-baru ini menuturkan beberapa fakta menarik mengenai konsep kantor Google. Rupanya, kantor-kantor Google yang dikenal dunia sebagai kantor berkonsep terbuka, bebas kubikel, dan penuh kaca merupakan ide sang arsitek. Menurut Wilkinson, sebelumnya kantor Google jauh dari konsep tersebut. Wilkinson menggunakan istilah cubicle land atau tanah penuh kubikel untuk menyebut konsep kantor Google yang asli.

"Google adalah cubicle land ketika kami mulai bekerja bersama mereka. Kami mengerjakan konsep asli ruang kerja Googleplex," ujarnya.

Wilkinson merasa perlu meyakinkan para pendiri Google untuk bergeser dari model kantor yang mereka kenal. Hal ini berbuah manis. Usahanya berhasil, dunia pun mengenal konsep kantor Google yang sangat segar.

"Kami berhasil mengubah semua ruang tertutup mereka menjadi ruang-ruang kaca," ujarnya.

Sayangnya, tidak semua kantor mendapat "pencerahan" semacam ini. Menurut Wilkinson, kantor-kantor yang bersikeras menggunakan konsep kubikel hingga saat ini membuat karyawannya merasa "terputus" dari lingkungannya.

"Kubikel adalah (contoh) terburuk, seperti peternakan ayam. Kubikel ini memalukan, disenfranchising, dan mengisolasi. Ada begitu banyak perusahaan Amerika yang masih menggunakannya. Menurut saya, 75 sampai 80 persen (kantor) Amerika merupakan cubicle land. Mereka masih menginginkan panel setinggi enam kaki di sekeliling kubikel dan saya melawan klien atas subyek ini secara konstan, karena sangat bodoh," ujarnya.

Setelah Googleplex, Wilkinson kemudian bekerja mendesain berbagai kantor lain dengan konsep segar yang hampir serupa. Dia bekerja membuat kantor Macquarie di Sydney, Australia (seperti tampak pada ilustrasi) dan berbagai kantor berdesain unik lainnya.

Editor                : Hilda B Alexander
Sumber             : Kompas
Sumber Gambar : Theverge, Dezeen

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita