7 Jum'at, 21 Maret 2014 | 15:36:57

Menara Radio Shukhov Kini Menunggu Putusan Vladimir Putin

Menara Radio Shukhov Kini Menunggu Putusan Vladimir Putin

Arsitek Tadao Ando, Rem Koolhaas, Kengo Kuma, Thom Mayne dan Elizabeth Diller, terselip di antara nama-nama lain yang memohon penangguhan penghancuran Menara Radio Shukhov di Rusia. Lewat surat terbuka tertanggal 13 Maret 2014 itu, para pakar dari berbagai bidang ilmu di seluruh dunia memohon agar Presiden Rusia, Vladimir Putin, menjaga kelestarian menara tersebut.

Nama-nama yang turut menandatangani surat terbuka ini berasal dari berbagai disiplin ilmu. Tak hanya arsitek, insinyur, bahkan seniman pun turut ambil bagian. Sementara itu, konten surat digubah oleh sejawaran Jean-Louis Cohen dan fotografer Richard Pare.

Cohen dan Pare adalah ahli di bidang arsitektur Soviet. Pare pun mengorganisir para penandatangan surat ini dan bertanggung jawab atas tanggapan maupun jawaban terkait surat.

Pada surat terbuka itu disebutkan, Menara Radio Shabolovka di St. Moscow merupakan struktur terbesar di antara struktur serupa. Struktur ini menjadi maha karya Vladimir Shukhov, sekaligus monumennya.

"Ini adalah salah satu emblem Moscow, dan salah satu prestasi rekayasa superlatif dari abad keduapuluh, juga mempengaruhi dan memperkaya teknis serta ide arsitektur global," bunyi penggalan surat terbuka tersebut.

Surat ini juga menekankan bahwa penggantian menara bisa membuka celah bagi perencanaan tata ruang setempat. Merubuhkan dan menggantinya dengan struktur baru memungkinkan penghapusan batasan ketinggian gedung yang biasanya hanya sampai sembilan lantai menjadi 50 lantai.

Kampanye dan surat terbuka ini diluncurkan menyusul pengumuman persetujuan Russian State Committee for Television and Radio Broadcasting membongkar menara tersebut. Keputusan ini sebenarnya memang beralasan, karena seperti bangunan yang akan dirubuhkan lainnya, bangunan tersebut keadaannya memburuk seiring waktu.

Tampaknya, dunia baru menyadari pentingnya bangunan ini ketika penghancurannya semakin dekat. Selain itu, dalam surat terbuka pun disebutkan bahwa

"Membongkar menara dan menyimpan komponennya untuk membangunnya kembali, meski mungkin dilakukan, akan sangat berbahaya karena tidak adan jaminan bahwa konstruksi mungkin dilakukan".

Selain itu, pembongkaran ini pun akan menghilangkan hubungan antara menara dengan lingkungan Shabolovka di sekitarnya.


Editor                  : Latief
Sumber               : Kompas
Sumber Gambar  : Dezeen


📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita