262 Kamis, 13 Maret 2014 | 12:58:02

'Safe Haven Bathhouse', Begini Model MCK Bersahaja!

'Safe Haven Bathhouse', Begini Model MCK Bersahaja!

Praktik arsitektur asal Norwegia, TYIN Tegnestue Architects membuat "Safe Haven Bathhouse" bagi Rumah Yatim Piatu "Safe Haven" di Ban Tha Song Yang, Thailand. Bathhouse atau di Indonesia biasa disebut Mandi Cuci Kakus (MCK), ini sengaja dirancang agar mampu memenuhi kebutuhan sanitasi dalam lingkungan panti tersebut.

TYIN Tegnestue Architects pun memutuskan untuk menggunakan bahan-bahan alami, seperti batuan dan bambu lokal agar mudah dibuat dan berkelanjutan. Meski tidak tampak glamor dan moderen, kamar mandi ini mampu memenuhi kebutuhan penduduk setempat, khususnya para penghuni dan pengasuh panti asuhan dengan layak.

MCK ini pun dibuat tidak jauh dari struktur eksisting sehinggga bisa diakses kapan saja oleh para penghuni. Menurut cetak biru yang disediakan TYIN Tegnestue Architects, kamar mandi ini terbagi menjadi dua area tertutup, satu area terbuka, dan satu urinoar.

Dua area yang dibagi dalam empat bilik tertutup tersebut diperuntukkan untuk toilet dan kegiatan mencuci. Batuan sengaja dipilih menjadi lantainya agar tidak perlu perawatan rumit.

Sementara itu, di antara dua volume tertutup terdapat wastafel yang bisa dimanfaatkan juga untuk mencuci atau memandikan anak kecil. Terakhir, urinoar berada di bagian belakang MCK.

Tak jauh berbeda dengan Indonesia, ketersediaan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) penting untuk menghindarkan penduduk dari penyakit. Karena itu, TYIN Tegnestue Architects ingin membangun sebuah karya arsitektur yang sederhana, namun dapat bekerja dengan baik dan memfasilitasi kebutuhan dasar.

Bangunan ini didesain oleh Andreas Grontvedt Gjertsen, Yashar Hanstad dari TYIN Tegnestue Architects. Selain itu, kedua arsitek juga bekerja bersama tenaga lokal dalam membangun kamar mandi atau MCK ini.

Mereka bersama-sama mewujudkan solusi sanitasi bagi sebagian kecil penduduk Thailand. Setidaknya, Andreas Grontvedt Gjertsen dan Yashar Hanstad berhasil membuktikan bahwa menyediakan solusi sanitasi tidak membutuhkan perancangan rumit, biaya besar, dan teknologi mutakhir. Sederhana, namun layak, sudah cukup.

Editor                 : Latief
Sumber              : Kompas
Sumber Gambar : Designboom

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita