68 Kamis, 13 Maret 2014 | 10:04:02

Gedung Di New York Meledak!

Gedung Di New York Meledak!

Tiga orang tewas dan lebih dari 18 orang cidera ketika dua bangunan tempat tinggal ambruk akibat ledakan di Permukiman East Harlem, New York, Amerika Serikat, Rabu (12/3), kata pemerintah. Ledakan terjadi di satu gedung di 116th Street dan Park Avenue di Upper Manhattan sekitar pukul 09.30 waktu setempat (20.30 WIB), sehingga menerbangkan jendela di bangunan sekitarnya dan puing yang menghantam jalan di dekatnya.

Dua gedung permukiman di sebelah bangunan tersebut ambruk dalam peristiwa itu dan satu bangunan lima-lantai musnah dalam ledakan tersebut.

"Ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran gas. Dampak yang mempengaruhi beberapa bangunan di sekitar gedung yang hancur itu sangat besar. Kebakaran besar juga telah terjadi," kata de Blasio kepada wartawan di lokasi kejadian tak lama setelah tengah hari.

"Sejumlah" orang masih belum ditemukan setelah ledakan tersebut dan sebanyak 250 petugas pemadam masih berjuang memadamkan kobaran api, kata Wali Kota New York.

"Pencarian akan dilakukan di bawah reruntuhan gedung tersebut segera setelah api dipadamkan untuk mencari orang yang hilang," kata de Blasio.

Asap dan debu akibat ledakan itu masih terlihat menyebar di permukiman tersebut.

Gregory Garcia, yang berada cuma satu blok dari lokasi kejadian sebelum ledakan terjadi, terkejut oleh ledakan kuat itu. Semua orang berlarian karena panik tanpa mengetahui apa yang telah terjadi, katanya.

Dua bangunan berlantai-lima memiliki gudang piano dan satu Gejeka Kristen Spanyoil di lantai dasar dan apartemen di lantai atas, kata Garcia.

Perusahaan lokal Con Edison menyatakan perusahaan tersebut menerima telepon dari seorang warga di gedung yang bersebelahan dan melaporkan bahwa ia mencium bau gas di dalam apartemennya, tapi ia mengira bau itu mungkin berasal dari luar.

Perusahaan tersebut mengatakan mengirim dua pegawai ke lokasi setelah telepon itu, tapi mereka tiba tepat setelah ledakan.

Atas dasar laporan tersebut, dugaan kuat yang menjadi penyebab ledakan adalah adanya kebocoran pipa gas di gedung tersebut.

"(Laporan) itu menjadi satu-satunya indikasi bahaya," ujar de Blasio di lokasi kejadian.

Kantor pemadam kebakaran New York menyebut insiden itu sebagai ancaman terbesar. Pemadam kebakaran sudah berada di lokasi dan menyiramkan air ke arah bangunan yang diduga terbakar. Asap putih terlihat mengepul dengan intensitas tinggi ke lingkungan sekitar gedung .

Sistem transportasi kereta bawah tanah di Stasiun Grand Central New York sempat dihentikan sementara oleh pihak keamanan. Polisi, pemadam kebakaran, dan petugas medis sudah di lokasi untuk mengevakuasi para korban luka.

"Tampaknya seperti kejadian (Twin) Tower -Menara Kembar- lagi. Semua orang terkena abu dan menutup mulut mereka," kata Mitch Abreu, seorang saksi mata.

Penuh pecahan kaca
Petugas juga diminta untuk menutup pipa gas menyusul ledakan yang merusak jendela-jendela gedung di seputar gedung tersebut.

Trotoar di seputar gedung di Harlem itu penuh dengan pecahan kaca dari jendela-jendela apartemen.

Para saksi mata mengatakan ledakan begitu kerasnya sehingga menyebabkan jatuhnya barang-barang di toko kelontong yang terletak tak jauh dari gedung lima lantai itu.

Layanan kereta menuju dan dari Terminal Grand Central sudah kembali beroperasi setelah sempat dihentikan untuk sementara.

Pemerintah kota mengkonfirmasi kepada Associated Press bahwa sembilan orang masih dinyatakan hilang.

Dinas Pemadam Kebakaran New York mengatakan 22 orang terluka, namun perhitungan yang dilakukan di sejumlah rumah sakit lokal  menemukan bahwa 64 telah dirawat karena luka akibat insiden itu.

Angka tersebut termasuk tujuh anak-anak dan satu perempuan yang berada dalam kondisi kritis.

Jalan-jalan dan trotoar di sekitar lokasi dipenuhi dengan pecahan kaca dari jendela yang hancur.

Pihak berwenang di daerah itu telah membagi-bagikan masker medis untuk warga karena tebalnya asap putih di lokasi kejadian.

Sumber : Suara Pembaruan, Detik

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita