166 Selasa, 11 Maret 2014 | 15:54:49

Halte-halte Cantik, Lebih dari Sekadar Tempat Menunggu Bus...

Halte-halte Cantik, Lebih dari Sekadar Tempat Menunggu Bus...

Lebih dari sepuluh tahun lalu, fotografer Christopher Herwig mengelilingi Eropa dengan sepeda. Dalam perjalanannya, dia menemukan halte-halte bus dengan bentuk yang jauh berbeda dari halte bus pada umumnya. Imajinatif, unik, dan menakjubkan. Sayangnya, halte-halte itu berada di daerah sepi dan tampak tertinggal. Sang fotografer kemudian punya misi untuk mengabadikannya.

Pada awalnya, Herwig menuturkan bahwa tekadnya hanya ingin mengambil gambar apa saja dia temukan sepanjang perjalanan. Dia justru menemukan adanya bangunan-bangunan mungil di sepanjang perjalanan yang rupanya digunakan sebagai tempat pemberhentian bus.

Bagi Herwig, bangunan-bangunan itu ternyata lebih dari sekadar bangunan fungsional. Mereka berdiri sebagai instalasi seni permanen.

"Ketika bicara mengenai tempat pemberhentian bus, biasanya kita bicara mengenai shelter di pinggir jalan untuk menunggu bus. Halte-halte ini adalah karya seni yang paling cantik, paling kreatif, dan menakjubkan," ujar Herwig.

"Menakjubkan karena dibangun di bawah era Soviet," tambahnya.

Dia juga menggarisbawahi bahwa biasanya halte bus sudah punya pakem bentuk fungsional. Namun, dia justru menemukan ribuan halte bus dengan desain arsitektur sangat cantik. Halte-halte itu tampil lebih dari sekadar tempat menunggu bus datang.

Herwig kini sudah merampungkan misinya mengelilingi Latvia, Lithuania, Estonia, Rusia, Kirgistan, Uzbekistan, Tajikistan, Turkmenistan, Kazakhstan, Ukraina, Moldova, Georgia (bukan Georgia di Amerika Serikat), Armenia, dan Abkhazia. Dia masih memiliki satu misi lagi berupa kampanye Kickstarter untuk menjilid dan memasarkan petualangannya dalam satu buku edisi terbatas. Herwig memberi judul "Soviet Bus Stops".

Buku ini tidak hanya bertujuan untuk mengenalkan karyanya ke seluruh dunia. Cita-cita Herwig yang lain adalah menjaga keutuhan halte-halte ini. Menurutnya, sebagian harta arsitektur ini sudah mulai rusak dan akan hilang dari peradaban selamanya.

Halte-halte ini dibuat oleh Republik Soviet. Menurut Herwig, ini adalah "koleksi paling tidak masuk akal dari desain halte bus kreatif dari era Soviet yang pernah didirikan".

Editor                : Latief
Sumber             : Kompas
Sumber Gambar : Archdaily

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita