86 Selasa, 04 Maret 2014 | 09:55:41

Developer Terbesar di Jepang Investasi Rp17,2 T di Texas

Developer Terbesar di Jepang Investasi Rp17,2 T di Texas

Jumlah penduduk Jepang yang terus menyusut membuat sejumlah perusahaan properti di Jepang beralih mencoba peruntungan di luar negeri. Salah satu pengembang properti terbesar yang ada di Jepang, Daiwa Home Industry, berencana menginvestasikan dana sebesar USD1,48 miliar atau Rp17,2 triliun (kurs Rp11.634 per USD) untuk mendirikan properti untuk disewakan di Texas, Amerika Serikat (AS). Mengincar pasar perumahan di AS, rencananya dana ini akan dialokasikan bertahap selama tiga tahun kedepan.

Perusahaan properti yang bermarkas di Osaka ini bukanlah pemain lama di pasar global. Menurut laporan Bloomberg, perusahaan ini telah menginvestasikan uangnya lebih dari 50 miliar yen atau Rp5,7 triliun untuk sejumlah proyek di luar negeri pada tahun lalu.

Namun, rencana Daiwa untuk menginvestasikan uangnya di Amerika diragukan oleh sejumlah pengamat.

"Jumlah investasi sangat agresif dan terlalu beresiko," kata Masahiro Mochizuki, Analis dari Credit Suisse Group AG.

Untuk target marketnya di Amerika, Daiwa menargetkan "Generasi Y", yaitu penduduk yang lahir antara tahun 1975 hingga 1989. Karena menurut mereka, penduduk dalam rentang umur tersebut merupakan bahan bakarnya pasar properti di Amerika.

"Daiwa properti banyak memiliki dana segar. Manajemen perusahaan mungkin tidak berpikir kalau prospek properti di Jepang masih berpotensi,sehingga mereka beralih menginvestasikan uangnya keluar negeri. Mungkin alasan kenapa Daiwa properti nekad mengambil resiko di pasar Amerika karena Daiwa memiliki neraca keuangan yang sehat," kata analis di Bank AG Tokyu Deutsche, Yoji Otani. (wdi)

Sumber               : Okezone
Sumber Gambar : World Property Channel

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita