132 Jum'at, 28 Februari 2014 | 09:55:21

The Goodwood Residence, 'Hijau' di tengah Hutan Beton Singapura

The Goodwood Residence, 'Hijau' di tengah Hutan Beton Singapura

Apartemen di Singapura gubahan WOHA, The Goodwood Residence, memiliki penampilan unik dan fitur istimewa. Apartemen yang memiliki 210 unit tersebut memiliki sebuah kabin unik di salah satu sisinya. Kabin itu berfungsi sebagai ruang luar ruangan bagi penghuni apartemen. Di dalamnya, penghuni pun terasa seperti berada di dalam rumah pohon lantaran mereka ditopang oleh pilar menyerupai batang pohon.

Memang, Singapura merupakan salah satu metropolitan yang tampak seperti hutan beton. Untuk itulah, The Goodwood Residence menawarkan tanaman-tanaman hijau di apartemen di tengah kota ini. WOHA memastikan kompleks apartemen ini memiliki koneksi visual dengan Goodwood Hill yang letaknya tak jauh dari apartemen.

"Diwujudkan sebagai blok 12 lantai berbentuk huruf L, pembangunan 2,5 hektar ini berdialog dengan bukit (Goodwood Hill) yang merengkuh dan menyatu bersama bahasa keterbukaan dan keberlanjutan. Ini ditunjukkan dengan memvariasikan skala dan privasi," ujar sang arsitek.

Apartemen itu dibuat mengelilingi taman dan kolam renang. Penghuni bisa melihat indahnya taman buatan di tengah-tengah kompleks apartemen tersebut setiap pagi.

Sementara itu, dari taman di tengah-tengahnya, apartemen tampak seperti ruang-ruang berteralis kemerah-merahan. Teralis ini merupakan peneduh yang dibuat dari aluminium. Pemilik apartemen bisa meninggikan atau merendahkan peneduh tersebut untuk menyesuaikan banyaknya cahaya matahari masuk ke dalam apartemen.

Lima belas apartemen yang berada di lantai kedua dan ketiga pun memiliki kelebihan tersendiri. Selain taman di tengah kompleks, para penghuni di dua lantai ini bisa menikmati sinar matahari dari dalam kabin.

WOHA secara khusus mengolah 1.700m2 lanskap vertikal, termasuk tanaman di luar tangga dan di sekitar kolam renang. Dinding granit kemudian dipilih oleh WOHA untuk "membingkai" taman tersebut.

Gaya hidup "hijau" yang diterjemahkan secara harafiah dengan menempatkan banyak tanaman bukan satu-satunya daya tarik apartemen ini. Selain 500 pohon dan 1.700m2 area taman, apartemen ini pun memiliki sistem manajemen air istimewa.

Untuk menyiram tanaman, pihak pengelola apartemen menggunakan air hasil tampungan air hujan, irigasi run-off, dan air bawah tanah. Apartemen ini pun menggunakan sistem pembuangan limbah yang mudah bagi penghuni, serta menggunakan material dari agregat daur ulang untuk membangun gedung apartemen.

Editor                  : Latief
Sumber               : Kompas
Sumber Gambar : Dezeen

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita