38 Selasa, 25 Februari 2014 | 11:44:36

Selamat Tinggal Dokter Gigi yang Menyeramkan!

Selamat Tinggal Dokter Gigi yang Menyeramkan!

Karya arsitektur tidak perlu selalu berbentuk bangunan masif yang menjulang. Montalba Architects, mendesain sebuah klinik dokter gigi unik di San Francisco, Amerika Serikat. Klinik tersebut bernama Studio Dental.  Dr Sara Creighton dan mantan pasiennya, Lowell Caulder, menginisiasi ide untuk membuat klinik dokter gigi "berjalan" di San Francisco. Mereka ingin mengubah citra klinik dokter gigi yang menyeramkan, serta mendekatkan diri langsung pada lokasi calon pasien. Maka itu, mereka menggandeng firma arsitektus asal Los Angeles, Montalba Architects.

Proyek ini merupakan proyek kerjasama kedua antara Creighton dan Montalba Architects. Sebelumnya, Creighton dan Montalba Architects membangun kantor-kantor Washington Square Park Dental yang juga berada di San Francisco.

Studio Dental merupakan klinik dokter gigi yang menggunakan trailer sebagai ruang praktiknya. Luas area yang bisa digunakan sebagai ruang praktik dalam trailer tersebut cukup terbatas, yaitu hanya sekitar 21,4m2 (230 kaki2) dengan panjang trailer 7,9m (26 kaki) dan tinggi 3,4m (11 kaki). Meski terbatas, Creighton memastikan isi trailer tersebut mampu menampung berbagai kebutuhan praktik, seperti ruang tunggu, dua ruang praktik, dan ruang sterilisasi.

Montalba Architects menggunakan panel dinding terbuat dari papan CNC di atas busa akustikal di sekujur interior trailer. Cara ini menyediakan peredam suara di setiap ruang. Panel tersebut juga menyediakan kesempatan menaruh cermin yang mampu memberikan ilusi bahwa interior trailer berukuran lebih besar dari sebenarnya.

"Dengan menjaga interior tertutup dan mendorong orientasi vertikal, pengalaman pasien diarahkan ke arah lingkungan yang penuh cahaya alami dan menenangkan," ujar David Montalba.

David Montaba, pimpinan Montalba Architects menyatakan, bahwa plafon berukuran 11 kaki di dalam trailer ini juga akan dimanfaatkan sebagai tempat menaruh monitor televisi. Sementara itu, pasien bisa memanfaatkan tablet untuk mendaftar, mengambil majalah dari rak, serta berisitirahat di tempat duduk di ruang tunggu. Sembari melakukan hal-hal ini, para pasien juga bisa memperhatikan panel berlubang yang menghiasi sisi-sisinya.

Sumber               : Kompas
Sumber Gambar : Archpaper

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita