76 Jum'at, 21 Februari 2014 | 10:39:01

Inilah Kota Paling Layak dan Tak Layak Huni di Dunia

Inilah Kota Paling Layak dan Tak Layak Huni di Dunia

Ibukota Austria, Wina, dinobatkan sebagai kota paling layak huni di dunia oleh lembaga survei internasional Mercer. Dalam survei bertajuk Mercer 2014 Quality of Living ini, kota-kota Eropa mendominasi kota dengan kualitas hidup terbaik di dunia. Mercer melakukan survei kualitas hidup setiap tahun untuk membantu perusahaan-perusahaan multinasional saat harus menempatkan karyawan mereka di mancanegara. Survei ini memberikan informasi berharga dan rekomendasi di lebih dari 460 kota di seluruh dunia, dimana 223 kota masuk dalam pemeringkatan.

Di posisi kedua dan ketiga kota paling layak huni, ditempati Zurich (Jerman) dan Auckland, sementara Munich (Jerman) dan Vancouver (Kanada) menduduki posisi ke tiga dan keempat. Dalam survei ini, Vancouver juga merupakan kota dengan peringkat tertinggi di Amerika Utara.

"Kota-kota Eropa memiliki kualitas hidup yang lebih tinggi dibandingkan kota-kota di kawasan lain. Kesehatan, infrastruktur, dan fasilitas rekreasi memiliki standar yang sangat tinggi. Stabilitas politik dan tingkat kejahatan yang relatif rendah memungkinkan ekspatriat merasa aman,” jelas Slagin Parakatil, Analis Senior Mercer.  

Beralih ke Asia, Singapura menempati posisi tertinggi dan menduduki peringkat ke-25 dunia. Dubai (posisi 73 dunia) menempati urutan pertama di kawasan Timur Tengah dan Afrika, sementara Pointe-à-Pitre di Guadeloupe (69) berada di posisi teratas untuk wilayah Amerika Tengah dan Selatan.

Di sisi lain, Mercer juga menyebut kota-kota dengan kualitas hidup terburuk di dunia. Ibukota Irak, Baghdad, merupakan kota paling tak layak huni di dunia dan berada di posisi ke-223; diikuti Bagui, Republik Afrika Tengah (222);  Port-Au-Prince, Haiti (221); N’Djamena, Chad (220); dan Sana’a, Yaman (219).

"Kawasan Timur Tengah dan Afrika merupakan daerah paling menantang bagi perusahaan multinasional dan ekspatriat. Ketidakstabilan politik, termasuk kerusuhan sipil, kurangnya infrastruktur, dan bencana alam seperti banjir, merupakan kendala bagi kualitas hidup di kota-kota di kawasan ini,"kata Slagin.

Jakarta sendiri berada di urutan ke-146 dunia. Jika dibandingkan dengan peringkat kota-kota di Asia Tenggara, peringkat Indonesia terbilang rendah. Bandingkan dengan Kuala Lumpur dan Bangkok yang masing-masing berada di peringkat 80 dan 115.

Anto Erawan
Sumber : Rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita