116 Jum'at, 14 Februari 2014 | 13:24:55

Bintang dan Mitos, Inspirasi Taman Kontemporer

Bintang dan Mitos, Inspirasi Taman Kontemporer

Sebuah taman di Crouch End, London, ini memiliki desain tidak biasa. Berbeda dari taman pada umumnya yang hanya mementingkan estetika, taman karya Desainer Sara Jane Rothwell dan arsitek lanskap JoanMa Roig Ortiz justeru menganyam cerita. Melangkah masuk ke dalam taman ini seolah menyaksikan cerita fantastis mengenai alam magis penuh bintang dan mitos. Menurut sang desainer, ide membuat taman seperti ini berawal dari instalasi seni berupa konstelasi pada permukaan dinding di pojok taman serta kecintaan pada karya Antoni Gaudi.

"Kami mulai melihat konstelasi Antoni Gaudí dan hubungannya pada Taman Hesperides," ujar Rothwell.

Untuk mengerti maksud sang desainer, ada baiknya menyimak cerita Mitologi Yunani yang menjadi latar belakangnya. Taman unik di London, Inggris tersebut memproyeksikan cerita Mitologi Yunani mengenai kisah naga, bidadari, dan usaha Herkules mencuri apel emas yang dijaga naga dan bidadari tersebut. Mitologi yang dimaksud itu menampilkan naga berkepala ratusan bernama Ladon bersama tiga bidadari bernama Hesperides menjaga apel emas. Untuk mencuri salah satu apel emas tersebut, Herkules harus mengalahkan sang naga.

Seperti tampak pada cetak biru taman tersebut, Rothwell mendesain taman ini dalam beberapa zona. Level terdekat dengan rumah merupakan bagian yang paling banyak dihias.

Sementara itu, keseluruhan taman juga dihias dengan berbagai jenis tanaman dan jalan setapak berwarna-warni. Ubin Maroko yang digunakan untuk jalan setapak menjadi perlambang bagi sisik naga.

Rothwell memasukkan banyak unsur yang tercantum dalam Mitologi Yunani di taman ini. Menurutnya, ide ini bertujuan untuk memasukkan twist kontemporer ke dalam taman.

"Tujuannya adalah untuk membawa ide ini lebih jauh dan menambah twist kontemporer ke dalam taman. Jalur setapak untuk menyeberangi taman merupakan hasil dari upaya menyambung bintang-bintang, menciptakan konstelasi naga," ujar Rothwell.

Sementara itu, untuk membuat taman lebih dinamis, Rothwell menggunakan wind grass New Zealand. Tanaman tersebut membingkai jalan setapak dan mendorong adanya pergerakan mulai dari jalan masuk menuju ujung taman. Rothwell juga menambahkan pohon apel ke dalam taman ini. Hal tersebut menambah korelasinya dengan cerita Mitologi Yunani.

Sumber             : Kompas
Sumber Gambar : Houzz

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita