56 Kamis, 13 Februari 2014 | 13:58:34

Wah, Investor Kuasai Pasar Hunian di Australia!

Wah, Investor Kuasai Pasar Hunian di Australia!

Australian Bureau of Statistics (ABS), Rabu(12/2), mengumumkan bahwa nilai dari 9,3 juta unit properti hunian di Australia saat ini mencapai AUD5,02 triliun. Sedangkan harga rata-rata properti hunian tersebut adalah AUD539.000 per unit. Kendati demikian, dalam sepuluh tahun terakhir yang paling banyak mendapat kredit rumah baru justru para investor, sementara pembeli rumah pertama masih dalam posisi yang kurang menguntungkan. Demikian laporan ABS, seperti dilansir dari laman Radio Australia.

Data finansial bidang perumahan ABS selama Desember 2013 lalu menunjukkan, sebanyak 39,8% dari nilai kredit perumahan diberikan kepada para investor.

Analis properti senior dari RP Data, Cameron Kusher menjelaskan, peningkatan peminjaman investor sebesar 40,7% di tahun terakhir terlihat tidak sehat dan seharusnya diperhatikan oleh badan pengatur keuangan.

Akhir-akhir ini, wacana pembatasan jumlah pinjaman bank untuk KPR sempat didengungkan—seperti yang dilakukan di Selandia Baru—namun wacana ini dikritik, karena dikhawatirkan dapat memengaruhi pembeli rumah pertama, yang notabene seringkali harus meminta pembiayaan lebih banyak dari para investor.

Di sisi lain, proporsi pembeli rumah pertama terbilang rendah, yaitu hanya 12,7%. Ekonom dari JP Morgan, Tom Kennedy menuturkan, para pembeli rumah pertama enggan membeli karena harga rumah yang terus melambung.

“Indeks harga rumah ABS menunjukkan bahwa harga rumah di delapan kota besar Australia meningkat sebesar 3,4% di triwulan terakhir 2013,” katanya.

Sebagai informasi, harga rumah di Negeri Kanguru selama 2013 lalu meningkat 9,3%. Pertumbuhan terbesar terlihat di Sydney, yakni 13,8% per tahun.

Anto Erawan
Sumber : Rumah

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita