96 Kamis, 06 Februari 2014 | 12:59:25

Unik, Kios Berdesain Origami

Unik, Kios Berdesain Origami

Dua kios unik terpampang di muka acara Canary Wharf's Ice Sculpturing Festival. Kios tersebut merupakan pusat informasi selama acara diadakan. Keduanya merupakan hasil karya perusahaan arsitektur setempat, Make. Menariknya, kios-kios ini dibuat dengan menggunakan aluminium yang tampak dilipat, khususnya untuk bagian "cangkangnya". Oleh karenanya, tak salah bila fasad kios terkesan seperti karya origami.

"Origami merupakan dasar untuk mengembangkan desainnya," ujar arsitek yang bertanggung jawab pada proyek kios tersebut, Sean Affleck.

Menurut Afleck, ide kipas lipat yang menjadi dasar desain kios tersebut digunakan sepanjang proses. Mulai dari konsep, hingga pengujian akhir desain lengkapnya.

Kios mungil ini bisa menampung berbagai macam kegunaan di berbagai lokasi.

"Kios-kios ini didesain agar mampu digunakan di mana saja dan untuk berbagai kegunaan, mulai dari menyediakan kopi, pusat informasi, hingga tempat DJ," imbuh Affleck.

Kios ini hanya berukuran 1,95 m x 3 m. Meski dibalut dengan aluminium di bagian luarnya, kios ini menggunakan triplek untuk melapisi bagian dalamnya. Selain itu, para arsitek juga menyertakan lapisan antiair dan beberapa lapisan lain untuk mengurangi pengaruh sinar matahari.

Karena membutuhkan tenaga ahli bagi beberapa material khusus, Make juga berkolaborasi dengan spesialis fabrikasi baja, Entech Environmental Technology Ltd. Entech Environmental Technology Ltd bertugas memproduksi dan mengetes kios-kios ini dan mengirimnya ke lokasi.

"Luar biasa melihat kios-kios ini digunakan di lokasi dan dinikmati oleh masyarakat. Selain itu juga menambah keseruan dan karakter pada area Canary Wharf," tandas Affleck.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita