148 Selasa, 04 Februari 2014 | 12:19:47

Cantik... Mencetak Paviliun dari 5.000 Peti Soda!

Cantik... Mencetak Paviliun dari 5.000 Peti Soda!

Pada 2012 lalu, studio arsitektur asal Meksiko, BNKR Arquitetcura, membangun sebuah paviliun daur ulang yang berfungsi sebagai kantin untuk CIHAC Expo, sebuah pameran konstruksi dan arsitektur terbesar di Amerika latin yang berlangsung setiap tahun di Mexico City. Para arsitek BNKR membangun paviliun tersebut hanya menggunakan 5.000 peti soda.

Tujuan para arsitektur itu cuma satu; memberi contoh bagaimana peti-peti soda plastik itu bisa dijadikan bahan struktur berkelanjutan, bukan berakhir di di tempat sampah. Seperti struktur knock down lainnya, ketika pameran selesai, kontainer-kontainer plastik itu dikembalikan ke perusahaan soda untuk digunakan lagi sebagaimana fungsinya semula.

Tahun ini, proyek topografi sosial itu menjadi semacam intervensi serupa yang digunakan lagi pada pameran buku tahunan di Kota Juarez, Chihuahua, Meksiko. Para arsitek menyiapkan 5.000 krat soda dan mengajak 30 mahasiswa arsitektur untuk membantu membangun paviliun ini.

Diberi ruang di tengah untuk semacam tempat atau aula acara, para desainer membangun sebuah lanskap dengan kontainer merah daur ulang. Di sini para pengunjung bisa memanfaatkan aula tersebut dengan berbagai cara, mulai duduk santai, membaca buku atau berdiskusi.

Instalasi krat soda ini berfungsi sebagai bangku-bangku untuk duduk dan menjadi sebuah platform observasi untuk melihat stan lain dari perspektif berbeda, seperti tangga, taman bermain untuk anak-anak, sebuah amfiteater untuk konser dan sebagai tempat untuk mengadakan kuliah umum atau konferensi.

Sebagai bagian dari 'topografi sosial', di paviliun ini orang-orang diundang untuk mengeksplorasi dan berinteraksi satu sama lain. Setelah pameran usai, petia-peti soda itu dibongkar dan dikembalikan ke perusahaan soda tanpa menghasilkan polusi atau residu, dan benar-benar meminimalkan jejak karbon.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita