127 Selasa, 28 Januari 2014 | 14:51:30

Orang Kaya Biarkan Rumah Mewahnya di London Kosong

Orang Kaya Biarkan Rumah Mewahnya di London Kosong

Konsultan properti Jones Lang LaSalle mencatat kota London sebagai kota yang paling dinamis di Eropa untuk investasi properti dalam tiga bulan terakhir. Hal ini disebabkan rapor kinerja industri properti di London mencatatkan hasil yang bagus di akhir tahun 2013. Alhasil, harga properti di kota ini mengalami peningkatan. Melansir dari Businessinsider, Selasa (28/1/2014), London juga didaulat sebagai kota yang paling aman untuk investasi properti.

Namun, meski investasi properti di London tergolong aman,Direktur Eksekutif Jonas Lang LaSalle Eropa Christian Ulbrich mengaku menyimpan keprihatinan.

"Saya prihatin melihat banyak properti residensial high end di London yang dijual pada orang yang tidak menggunakannya, bahkan mereka tidak menyewakan  ke orang lain. Rumah-rumah mewah dibiarkan kosong begitu saja. Tren ini yang sedang berkembang di London," ucapnya.

"Jika Anda berjalan di suatu kawasan perumahan di kota London, tidak akan terlihat kehidupan, karena sebagian besar rumah disana tidak ada penghuninya," tambahnya.

Ulbrich mengaku sulit utuk menghentikan tren rumah mewah kosong di London ni. Langkah pajak properti untuk rumah kosong dinilai bukan cara yang efektif untuk menghentikan tren ini.

Sekedar informasi, London menjadi kota incaran sejumalah investor negara Asia. Salah satunya Hongkong. Ada fenomena unik yang pernag terjadi di kalangan pembeli asal Asia. Orang kaya asal Hong Kong disebut akan menjadi “Ga-ga”, karena membayar lebih dari delapan juta poundsterling atau Rp162 miliar (kurs Rp 20.287 per poundsterling) untuk tinggal di lingkungan yang sama dengan penyanyi sensasional, Lady Gaga.

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita