80 Selasa, 21 Januari 2014 | 13:42:00

Ini Kamar Hotel Bertarif Rp181 Juta Semalam

Ini Kamar Hotel Bertarif Rp181 Juta Semalam

Apa yang Anda pikirkan jika sebuah hotel mematok tarif USD15.000 atau sekitar Rp181 juta (kurs Rp12.105) per malamnya? Hotel tersebut bernama Fairmont Hotel. Berlokasi di San Fransisco, Amerika Serikat (AS), hotel supermewah ini didesain untuk orang-orang sekelas presiden. Alhasil, Anda akan dilayani bak presiden di hotel ini. Melansir CNBC, Selasa (21/1/2014), hotel dengan fasilitas VIP ini menawarkan konsep 'suite preside' yang benar-benar nyata. Hotel ini juga menyimpan sejarah.

Dahulunya, Presiden AS, Harry Truman pada tahun 1945 dan para pemimpin dunia lainnya pernah menginap di sini dalam rangka persiapan penyusunan piagam PBB. Tengok saja, biaya konstruksi hotel yang mencapai USD20 juta atau Rp242 miliar, dan luas 600 meter persegi membuat hotel ini mencetak sejarah dalam hotel kelas VIP.

Hotel dengan delapan lantai ini memiliki tiga kamar tidur yang berukuran besar. Dilengkapi dengan ruang makan formal, ruang biliar yang dindingnya terbuat dari kayu berhiaskan ukiran tangan, dan sebuah piano klasik yang ditaruh di sudut ruangan.

Tidak hanya itu, di dalam kamar ini juga terdapat sebuah perpustakaan dua lantai yang melingkar dengan hiasan langit-langit emas. Semuanya didesain khas kota San Fransisco. Para tamu yang menginap di hotel Fairmont ini akan didampingi dengan roomboy yang selalu standby 24 jam melayani, sekuriti, serta office boy.

Selain itu, lidah para pengunjung juga akan dimanjakan dengan masakan dari koki kelas dunia, serta terapis pijat untuk membuat para tamu merasakan relaksasi. Yang tidak kalah unik di hotel ini terdapat 200 ribu ekor lebah madu. Lebah-lebah ini menghasilkan madu yang bisa dicicipi langsung oleh tamu hotel. (wdi)

Sumber : Okezone

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita