1 Kamis, 16 Januari 2014 | 10:15:10

Ternyata, 'Marie Antoinette' Bisa Berpadu Manis dengan 'California'

Ternyata, 'Marie Antoinette' Bisa Berpadu Manis dengan 'California'

Siapa sangka gaya glamor yang pernah menjadi ciri khas Marie Antoinette bisa dipertemukan dengan furnitur bergaya midcentury dalam apartemen dua kamar tidur di Hollywood, Los Angeles, Amerika Serikat? Bagi pemiliknya, penyanyi dan penulis lagu Nicole Simone, hal tersebut tidak hanya mungkin, namun sudah dilakukan.
 
Apartemen tempat Simone tinggal seolah mencerminkan sejarah panjang perkenalannya dengan musik Jazz dan lorong-lorong dingin di Paris, Perancis. Apartemen tersebut penuh dengan furnitur khas Negeri Mode ini. Namun, Simone juga memadukan gaya tersebut dengan gaya khas California yang hangat, seksi, dan dinamis.
 
"Sejak saya kecil, saya selalu terpesona dengan sejarah Prancis. Saya tumbuh dengan mengunjungi Perancis setiap musim panas, jadi negara ini selalu menjadi bagian dari diri saya. Saya suka estetika Versailles, Marie Antoinette, dan Napoleon. Saya suka bagaimana barang-barang didekor saat itu, dan bagaimana Perancis membuat furniturnya," Simone.

Sebagai seorang perempuan California, Simone tidak hanya merekam gaya dekor Perancis yang rumit dan glamor di benaknya. Dia juga cenderung memilih barang-barang feminim. Selain itu, dia mengaku terpengaruh dengan gaya midcentury yang sempat begitu populer di Amerika Serikat.
 
Estetika klasik Marie Antoinette dan furnitur midcentury hanya segelintir hal yang dapat  menggambarkan selera dan alam pikiran sang penyanyi. Simone juga menyukai sastra. Hal ini memberikan kecenderungan untuk menyediakan tempat menaruh buku-buku di apartemennya.
 
"Dari buku-buku meja kopi hingga novel, saya pembaca dan peneliti, dan buku sangat menginspirasi atas estetika pekerjaan. Saya suka mencari referensi foto tua untuk video musik dan pemotretan," imbuhnya.

Ada lagi satu hal yang mempengaruhi kecenderungannya mendekor rumah. Simone ternyata punya kesukaan mengoleksi barang-barang. Dia gemar mengoleksi topi, namun Simone bukan tipe orang yang gemar berjalan-jalan keluar rumah. Maka itu, topi tersebut terpaksa menumpuk di area pintu masuk.
 
Simone tidak mungkin menyimpan banyak barang, termasuk barang yang dikoleksinya dalam apartemen tersebut. Terbatasnya ruang dalam apartemen membuatnya terpicu untuk menemukan cara kreatif dalam menyimpan barang. Akhirnya, ia memanfaatkan barang-barang tersebut sebagai ornamen.
 
Simone mengganti lantai dengan lantai kayu, merenovasi dapur, serta kamar mandi. Sisanya, barang-barang kesukaannya. Meski tampak glamor dengan pernak-pernik khas Perancis, Simone membuat semua unsur di rumahnya mampu "bekerja sama" dengan baik lantaran dia memilih satu per satu barang yang menurutnya punya cerita dan mampu memberikan inspirasi di rumahnya. Hal ini penting karena Simone bekerja di rumah dan memrlukan lingkungan inspiratif.

Editor    : Hilda B Alexander
Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Terkini

Selengkapnya

Referensi

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita