100 Senin, 06 Januari 2014 | 11:06:40

Bangun Dinding Laut, Taylor Swift Diprotes Penduduk

Bangun Dinding Laut, Taylor Swift Diprotes Penduduk

Rhode Island merupakan salah satu lokasi properti milik penyanyi pop muda asal Amerika Serikat, Taylor Swift. Sebuah mansion di tepi laut seharusnya cukup menjawab kebutuhan sang bintang untuk tempat tinggal dan investasi. Namun, Swift tentunya juga butuh meyakinkan dirinya atas keamanan properti tersebut. Karena berada di tepi laut, ia dan keluarganya memutuskan untuk membangun dinding laut di dekat properti tersebut.
 
Rupanya, dinding laut tersebut dibangun kembali tanpa sepengetahuan penduduk setempat. Daily Mail melaporkan, para penduduk yang lebih lama tinggal di area tersebut marah. Pasalnya, proyek tersebut menutup area publik yang seharusnya bisa diakses penduduk dan pengunjung. Proyek tersebut juga memengaruhi kinerja para nelayan dan peselancar setempat.
 
"Saya tidak tahu bagaimana mereka membiarkan dia (Swift) melakukan ini tanpa persetujuan atau apa pun," ujar Richard Bishop (70), salah seorang penduduk yang keberatan.
 
Dinding laut hasil prakarsa Swift akan menutupi sebagian pesisir pantai yang selama ini menjadi lokasi populer bagi komunitas setempat. Bishop pun bagian dari penduduk yang tidak bisa melakukan kegiatannya sehari-hari. Sejak pindah ke lingkungan yang sama dengan Swift pada 1961, Bishop senang memancing di tempat tersebut. Sayangnya, para pekerja dan alat-alat berat akan menghalangi siapa pun memutari dinding laut dan mencapai pantai publik.
 
Lokasi tempat para pekerja membangun dinding laut pun ternyata merupakan tempat untuk mengenang Trevor Johnson yang tenggelam di tempat tersebut pada 2004.
 
Swift kemudian dilaporkan lalai dalam hal berkas-berkas perizinan. Sang bintang hanya mengantongi Coastal Resources Management Council.

Juru bicara Coastal Resources Management Council, Laura Dwyer, mengatakan bahwa dinding laut tersebut memang sudah ada jauh sebelum Swift membeli rumah itu. Swift hanya memperbaikinya.

Sumber : Kompas

📄 View Comment

Tulis Komentar

4 Komentar

  1. image
    Ignasi Cleto Agustus 29, 12:53

    Usu inani perfecto quaestio in, id usu paulo eruditi salutandi. In eros prompta dolores nec, ut pro causae conclusionemque. In pro elit mundi dicunt. No odio diam interpretaris pri.

    Tanggapi Komentar
Lihat semua komentar

Tulis Komentar

Anda harus Login terlebih dahulu untuk dapat menulis komentar.

    Berita Terkait

    Tidak ada artikel terkait

Pencarian Berita